BNI Life Insurance

Semester I-2020, Pendapatan Premi BNI Life Naik 2,5 Persen

05 Agustus 2020

Moneter.id – PT BNI Life Insurance (BNI Life) mencatat pendapatan premi dari unit link sebesar Rp 1,7 triliun pada semester I-2020. Capaian ini naik 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Selain itu, BNI Life juga mencatat penurunan polis ditebus (surrender) sebesar 38% dibandingkan periode sama tahun 2019.

“Nilai tebus polis yang dibayarkan pada Juni 2020 senilai Rp 411,97 miliar. Jumlah tersebut turun 38 % (yoy) dari klaim nilai tebus juni 2019 senilai Rp 667,99 miliar,” kata Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Kinerja apik perseroan ini karena didukung oleh dua pemegang saham yakni Bank BNI yang sukses membukukan aset sebesar Rp 845,6 triliun per Desember 2019.

Lalu, Sumitomo Life yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia yang memiliki jam terbang tinggi serta pondasi kuat dalam hal resiko asuransi dan konservatif yang per Desember 2019 memiliki total aset senilai Rp 5.010 Triliun.

Sementara, Risk Based Capital (RBC) BNI Life periode Juni 2020 berada di posisi 778,96%, angka ini jauh lebih tinggi dari ketentuan minimal yang ditetapkan OJK sebesar 120%.

Per Desember 2019, BNI Life mencatatkan total aset sebesar Rp18,29 triliun, meningkat 5,8% bila dibandingkan dengan total aset tahun 2018 sebesar Rp17,29 triliun. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh pendapatan premi dan hasil investasi.

Total liabilitas BNI Life berada pada angka Rp12,68 triliun, meningkat 5,04% dari sebelumnya sebesar Rp12,08 triliun pada tahun 2018. Hal tersebut didorong oleh pencapaian premi.

Kinerja posisi keuangan BNI Life juga mencatatkan kenaikan jumlah ekuitas dari sebelumnya sebesar Rp5,21 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp5,61 triliun. pada tahun 2019. Perubahan jumlah ekuitas berasal dari laba 2018 yang ditahan dan hasil investasi dari modal pemegang saham.



TERKINI