Ilustrasi | Foto: Istimewa

Tembus Rp113,46 Triliun Hingga Juni 2020, Bukti Pinjaman Daring Jadi Pilihan Masyarakat di Tengah Pandemi?

24 Agustus 2020

Moneter.id – Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bahwa terhitung pembiayaan pinjaman melalui daring hingga Juni 2020 mencapai Rp113,46 triliun.

Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih pinjaman melalui online atau fintech peer to peer lending  di tengah masa pandemi Covid-19.

"Saya optimistis ini akan memberikan nilai tambah dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat," kata Sukarela Batunanggar, Deputi Komisioner OJK Institute and Digital Finance, Senin (24/8/2020).

Kata Sukarela, pihaknya mencatat ada sekitar 54 juta masyarakat Indonesia belum memiliki layanan keuangan berupa lembaga 
perbankan. Ditargetkan hingga akhir 2020 nanti sebanyak 75% dari jumlah itu sudah terserap menjadi nasabah bank.

“Kemudian ada gap  yang besar dalam pendanaan kredit UMKM, rendahnya literasi financial digital, dan rendahnya sumber daya untuk fintech dan startup,” ujarnya.

Dia berharap pinjaman yang digelontorkan oleh perusahaan peminjaman daring itu dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Sehingga, perekonomian pun dapat kembali pulih dan ke luar dari zona krisis akibat pandemi.

"Saya berharap, pembiayaan yang disalurkan fintech dapat mendorong ekonomi masyarakat dan inklusi keuangan," tutup Sukarela Batunanggar.


TERKINI