Ilustrasi | Foto: Istimewa

Kontrak Baru PTPP Telah Capai 40 Persen dari Target 2020

31 Agustus 2020

Moneter.id – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp10,05 triliun hingga Juli 2020. Raihan ini telah mencapai 40% dari target kontrak baru tahun ini yakni sebesar Rp 25,53 triliun.

Kata Novel Arsyad, Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk, pencapaian kontrak baru sebesar Rp10,05 triliun tersebut terdiri dari kontrak baru induk perseroan sebesar 87% dan anak perusahaan sebesar 13%.

“Kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru perseroan dengan kontribusi sebesar 45%, disusul oleh pemerintah sebesar 31% dan swasta sebesar 24% dari total perolehan kontrak baru,” katanya dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan lalu.   

Perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu gedung sebesar 31%, minyak dan gas sebesar 27%, jalan dan jembatan sebesar 14%, irigasi sebesar 14%, pembangkit listrik sebesar 10%, dan lain-lain sebesar 3%.

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19, perseroan lebih menerapkan strategi defensif antara lain melakukan divestasi, cashflow leadership, restrukturisasi hutang, reorganisasi perusahaan, customer focus, selective & reduce capex, cost reduction strategic, dan kebijakan pengetatan uang.

Sedangkan, strategi ofensif akan dilakukan bertahap setelah wabah pandemi, antara lain ekspansi market, implementasi teknologi (IT), sinergi dengan BUMN, kolaborasi dengan investor asing, diversifikasi yang sejalan dengan bisnis utama, dan transformasi business line.

Saat ini, Perseroan membagi lini bisnis perusahaan menjadi kontruksi dan iinvestasi, dimana untuk bisnis konstruksi terdiri dari jasa pembangunan,  tehnik sipil , EPC, specialist, plant, dan equipment, sedangkan bisnis iinvestasi  terdiri dari bidang infrastruktur, energi, dan properti.

 

 

 


TERKINI