Aplikasi Zoom

Pendapatan Zoom Meroket Hingga 355 Persen di Kuartal II/2020

02 September 2020

Moneter.id – Penyedia layanan komunikasi video, Zoom mencatat kenaikan pendapatan hingga 355 persen atau mencapai USD 663,5 juta atau Rp9,6 triliun pada kuartal II-2020. Pendapatan itu meningkat hampir 10 kali lipat, lantaran aplikasi video konferensi itu banyak digunakan saat pandemi covid-19.  

Penyedia layanan komunikasi video yang berbasis di California, Amerika Serikat ini melaporkan laba bersih sebesar USD 185,7 juta atau Rp 2,7 triliun (USD 1=Rp14,630) kuartal II hingga 31 Juli, hal ini naik hampir 3,300 persen dibandingkan dengan tahun 2019.

Selain itu, Zoom meningkatkan prospek pendapatan setahun penuh antara USD 2,37 miliar menjadi USD 2,39 miliar. Sebelumnya, diperkirakan antara USD 1,775 miliar dan USD 1,8 miliar.

Pada akhir Juli, Zoom memiliki sekitar 370 ribu pelanggan korporat, naik hampir 460 persen dari tahun lalu. Pelanggan yang membayar terbesar - mereka yang membayar lebih dari USD 100 ribu setahun untuk layanan, atau lebih dari dua kali lipat menjadi 988 dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.


TERKINI