PT Timah

Jatuh Tempo Makin Dekat, PT Timah Bakal Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi Rp600 Miliar

27 September 2020

Moneter.id – PT Timah Tbk (TINS) menyatakan akan membayar pokok dan bunga obligasi sebesar Rp600 miliar yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.  

“Kesiapan dana untuk melunasi pokok obligasi berkelanjutan I Timah tahap I tahun 2017 seri A dan sukuk ijarah berkelanjutan I Timah tahap I tahun 2017  seri A yang akan jatuh  tempo pada 28 September 2020,” tulis perseroan dalam siaran persnya akhir pekan lalu di Jakarta.

Perseroan mengungkapkan, dana untuk pembayaran pokok dan bunga obligasi berkelanjutan I Timah tahap I tahun 2017 seri A dan sukuk ijarah berkelanjutan I Timah tahap I tahun 2017  seri A telah tersedia di rekening bank milik perseroan.

Adapun, obligasi berkelanjutan I Timah tahap I tahun 2017 seri A memiliki nilai pokok obligasi senilai Rp480 miliar dengan bunga gross sebesar Rp10,2 miliar.

Sementara itu, sukuk ijarah berkelanjutan I Timah tahap I tahun 2017  seri A memiliki nilai pokok Rp120 miliar dengan bunga gross Rp2,55 miliar.

Dengan demikian, total nilai pokok obligasi yang akan dibayarkan TINS sebesar Rp600 miliar dengan total bunga gross sebesar Rp12,75 miliar.

Pembayaran obligasi dan sukuk itu kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dilakukan paling lambat pada 25 September 2020.

Asal tahu saja, perseroan mencatat rugi bersih di kuartal II/2020 sebesar Rp390,07 miliar atau turun dari posisi kuartal I sebesar Rp412,86 miliar.

Pada semester I/2020, perseroan mencatat produksi bijih timah sebesar 24.990 ton atau turun 47,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 47.423 ton. Adapun produksi logam turun 26,2% menjadi 27.833 ton, serta penjualan logam turun 0,3% menjadi 31.508 ton.


TERKINI