Foto: Istimewa

PT PP Rombak Susunan Direksi dan Komisaris Dua Anak Usaha

10 Oktober 2020

Moneter.id – RUPSLB BUMN konstruksi dan investasi nasional, PT PP (Persero) Tbk, melakukan perombakan susunan pengurus dua anak perusahaannya, yaitu PT PP Properti Tbk. (PPRO) dan PT PP Presisi Tbk. (PPRE).

"Perubahan ini juga merupakan strategi perseroan untuk mengoptimalkan kinerja jangka panjang perusahaan, serta memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia," kata Direktur Utama PT PP Novel Arsyad di Jakarta, Jumat (9/10/2020).

PT PP melakukan perombakan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT PP Properti Tbk.(PPRO) dan PT PP Presisi Tbk (PPRE), dimana dengan adanya perubahan tersebut akan membawa optimisme baru dalam perusahaan.

Adapun perubahan susunan pengurus kedua anak usaha PT PP tersebut adalah :

PT PP Properti Tbk (PPRO)

DEWAN KOMISARIS

1. Agus Purbianto - Komisaris Utama

2. Aryanto Sutadi - Komisaris Independen

3. Wahyu Indro Widodo - Komisaris Independen

 

DIREKSI

1. Sinurlinda Gustina M - Direktur Utama

2. Deni Budiman - Direktur Keuangan

3. Rudi Harsono - Direktur Operasi 1

4. Thomas Arso Anggoro - Direktur Operasi 2

5. Fajar Saiful Bahri - Direktur Business Development & HCM

 

PT PP Presisi Tbk (PPRE)

DEWAN KOMISARIS

1. Muhammad Toha Fauzi - Komisaris Utama

2. Indra Jaya Rajagukguk - Komisaris Independen

3. Rukmini Triastuti - Komisaris

 

DIREKSI

1. Rully Noviandar - Direktur Utama

2. Benny Pidakso - Direktur

3. M. Wira Zukhrial - Direktur

4. M. Darwis Hamzah - Direktur

 

“Perseroan telah menunjuk beberapa generasi muda yang berpengalaman di bidangnya untuk menduduki posisi sebagai Direktur di kedua anak perusahaannya itu,” ucap Novel Arsyad lagi.

Jelasnya, dengan dilakukannya perombakan susunan pengurus di PPRO dan PPRE dapat mendukung program strategis PTPP selaku holding dari kedua anak perusahaannya tersebut.

“Perubahan susunan pengurus adalah hal yang lazim dilakukan dalam suatu perusahaan. Di PPRE terdapat salah satu direksi yang memasuki masa purnabakti sehingga diperlukannya pergantian pengurus, dan direksi yang kini diangkat memiliki kapasitas untuk memperkuat PPRE kedepan," katanya.


TERKINI