Garuda Indonesia

Garuda Indonesia Diguyur Pinjaman Rp1 Triliun dari LPEI

12 Oktober 2020

Moneter.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memperoleh kredit modal kerja sebesar Rp1 triliun dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dengan tenor satu tahun. Pinjaman ini merupakan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE).

Perseroan mengungkapkan, pinjaman diperoleh pada tanggal 6 Oktober 2020 itu sebagai bentuk penugasan LPEI untuk mendukung industri penerbangan Indonesia.

“Pinjaman tersebut dapat mendukung aktifitas ekspor jasa perseroan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” tulis perseroan diketerangan tertulisnya akhir pekan lalu.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2020, GIAA mencatatkan utang obligasi US$ 490,59 juta dan pinjaman jangka pendek US$ 817,43 juta.

Sebelumnya, GIAA mendapatkan persetujuan dari pemegang global sukuk US$ 500 juta untuk memperpanjang masa jatuh tempo menjadi tiga tahun mendatang. Sebelumnya surat utang itu jatuh tempo 3 Juni 2020.

Berdasarkan laporan keuangan yang tidak diaudit semester I/2020, GIAA membukukan penurunan pendapatan usaha 58,18% secara  yoy menjadi US$917,28 juta per 30 Juni 2020.

Selain itu, Garuda Indonesia juga membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik enititas induk US$712,73 juta atau setara dengan Rp10,19 triliun pada semester I/2020.


TERKINI