Logo Adhi Karya | Foto: Istimewa

Adhi Karya Terbitkan Kembali Surat Utang Rp2 Triliun

13 Oktober 2020

Moneter.id – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) kembali menerbitkan surat utang atau obligasi sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun.

“Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III Adhi Karya dengan target dana yang ingin dihimpun Rp5 triliun,” tulis perseroan dalam prospektus yang diterbitkan di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Perseroan mengungkapkan, obligasi berkelanjutan III Adhi Karya tahap 1 tahun 2020 dengan jumlah pokok Rp 2 triliun diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang diterbitkan oleh perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang obligasi.

Surat utang ini dijamin secara kesanggupan penuh dengan jangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal emisi. Adapun, kupon obligasi saat ini belum ditentukan.

Nantinya, 50% dari dana yang dihimpun dari penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk belanja modal berupa aset tetap dan penyertaan proyek investasi infrastruktur baik dengan pemerintah maupun swasta.

Sementara 31,25% akan digunakan untuk membiayai utang yang jatuh tempo atau refinancing dan sisanya digunakan untuk modal kerja proyek LRT dan proyek infrastruktur lainnya.

Penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III Adhi Karya tahap I tahun 2020 ini mendapatkan peringkat idA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek obligasi adalah PT Bahana Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara itu, wali amanat obligasi ditunjuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Perseroan hingga akhir September 2020 telah meraih kontrak baru senilai Rp 6,2 triliun. Dimana kontrak tersebut masih didominasi oleh lini bisnis konstruksi dan energi.

Realisasi perolehan kontrak baru perseroan pada September 2020 terdiri dari pembangunan gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) senilai Rp284,7 miliar dan pembangunan gedung Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung senilai Rp203,6 miliar.


TERKINI