GudangAda

Percepat Ekspansi Bisnis, GudangAda Tunjuk 'Chief Technology Officer' Baru

11 Januari 2021

Moneter.id – Perusahaan marketplace B2B online untuk fast moving consumer goods (FMCG), GudangAda menunjuk Huan Yang sebagai Chief Technology Officer. Penunjukan Huan Yang guna mendorong visi teknologi GudangAda dalam mempertahankan reputasinya sebagai pemimpin terdepan di industri e-commerce FMCG di Indonesia.

Perekrutan baru ini diumumkan setelah GudangAda berhasil menggalang dana senilai lebih dari US$ 30 juta, serta mengalami pertumbuhan bisnis hingga sembilan kali lipat, baik dalam jumlah users maupun Gross Merchandise Value (GMV) di tahun 2020.

“Kami sangat senang akan kehadiran Huan dan saya yakin dengan keahlian dan pengalaman globalnya, GudangAda dapat meningkatkan kapabilitas platformnya sehingga dapat mempercepat pertumbuhan bisnis kedepannya, kata Stevensang, CEO GudangAda disiaran pers yang diterima Moneter.id, Senin (11/1).  

Penunjukan Huan di GudangAda berperan penting dalam merealisasikan rencana ekspansi perusahaan, meliputi perluasan bisnis secara besar-besaran ke lebih banyak kota di Indonesia, peningkatan layanan gudang dan logistik, serta rencana penambahan kategori produk baru diluar sektor industri FMCG.


Huan Yang 


“Kami menyadari besarnya potensi pertumbuhan market di Indonesia yang sangat besar. Pemerintah juga mendukung dalam memberikan peluang bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam transformasi digital,” ucapnya.

Menurutnya, GudangAda memiliki posisi yang kuat untuk memanfaatkan peluang ini dan melanjutkan misi memberdayakan pedagang tradisional dan keseluruhan rantai pasokan FMCG.

“Saya sangat bangga dapat bergabung dengan startup yang sedang bertumbuh sangat cepat dan memiliki rekam jejak yang impresif seperti GudangAda,” kata Huan Yang.

Kata Huan Yang, banyak pelaku bisnis tradisional di Indonesia yang mengalami kendala akibat rendahnya produktivitas, mahalnya biaya operasional, serta sulitnya mengadopsi teknologi.

“Hadirnya solusi teknologi yang cepat, mudah, dan murah yang bermanfaat bagi seluruh stakeholder di industri merupakan daya tarik terbesar bagi saya, tungkasnya.

Berdiri pada tahun 2019, GudangAda memberdayakan seluruh pelaku rantai pasokan B2B di sektor FMCG dengan menyediakan layanan teknologi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transaksi hingga distribusi. Perusahaan meraih pertumbuhan bisnis yang signifikan sejak pertama kali diluncurkan.

GudangAda telah hadir di lebih dari 500 lokasi di seluruh Indonesia, digunakan oleh lebih dari 300.000 pedagang. Setiap bulannya, mayoritas users melakukan banyak transaksi dan mencapai GMV bulanan senilai lebih dari US$ 600 juta.

Pada tahun 2021, GudangAda menargetkan pertumbuhan bisnis hingga 5 kali dibandingkan sebelumnya dan menjangkau hingga 1.000.000 users.

Selain itu, GudangAda berencana mempercepat adopsi teknologi di seluruh ekosistem rantai pasokan FMCG dan akan terus mengembangkan transaksi e-commerce multi kanal di seluruh Indonesia.

Solusi teknologi ini terutama ditujukan untuk membantu UMKM melalui ekosistem layanan yang lengkap yang ditawarkan GudangAda, mulai dari fitur pencarian sumber produk, pengelolaan transaksi penjualan dan pembelian, penyediaan transportasi logistik, serta pengelolaan pembayaran.


TERKINI