Chandra Asri Petrochemical | Foto: Istimewa

Chandra Asri Petrochemical akan lanjutkan 'right issue' dengan nominal Rp200 per lembar saham

25 Maret 2021

Moneter.id – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berencana melanjutkan rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebin Dahulu (PMHMETD) atau right issue dengan melepas sebanyak-banyaknya 7.166.479.740 saham bernominal Rp200 per lembar saham. Aksi korporasi itu guna memperkuat modal untuk menunjang ekspansi bisnis perseroan.

Terkait aksi tersebut, perseroan kembali meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada tanggal 15 April 2021 mendatang.

“Perseroan akan melanjutkan kembali rencana right issue yang telah disetujui pada RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) pada tanggal 5 Februari 2020,” tulis perseroan di Jakarta, Rabu (24/3).

Namun, perseroan tidak melayangkan pendaftaran efektif right issue kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga 12 bulan usai mendapatkan persetujuan RUPSLB itu.

Maka perseroan ingin meminta persetujuan pemegang saham Perseroan kembali untuk melakukan penambahan modal tersebut.

Dijelaskan, rencananya dana hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) III itu akan akan digunakan seluruhnya untuk belanja modal untuk menambah kapasitas produksi di masa yang akan datang.

Diketahui, pada tahun 2020, perseroan  mencatatkan laba bersih sebesar US$ 51,35 juta atau melonjak 118% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat laba bersih US$ 22,88 juta. Sehingga, laba per saham dasar naik menjadi US$ 0,0029, sedangkan akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar US$ 0,0013. 


TERKINI