Foto: Istimewa

Maybank Indonesia bukukan laba bersih setelah pajak Rp1,3 triliun

26 Maret 2021

Moneter.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.  

Diketahui, Maybank Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali profit after tax & minority interest (PATAMI) untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2020 sebesar Rp1,3 triliun.

Selain itu, RUPST menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2020. Sebesar 1,54% dari laba bersih Perseroan atau Rp19,52 miliar digunakan sebagai Cadangan Umum guna memenuhi ketentuan dalam Pasal 70 ayat 1 Undang-undang Perseroan Terbatas dan Pasal 25 Anggaran Dasar Perseroan.

Lalu sebesar 20% dibagikan sebagai Dividen Tunai dengan total maksimal sebesar Rp253,27 miliar atau sebesar Rp3,32 per saham. Sisanya sebesar 78,46% atau Rp993,56 miliar ditetapkan sebagai Laba Ditahan.

Kata Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia, meski di tengah pandemi fee income perseroan di tahun 2020 masih tetap tumbuh, dikontribusikan oleh pendapatan dari global market, wealth management and bancassurance.

“Dan untuk menghadapi tantangan perbankan ke depan, khususnya terkait perbankan digital, Maybank Indonesia menambah satu Direktur yang akan fokus pada pengembangan dan penerapan teknologi digital. Hal ini bertujuan agar layanan digital banking perseroan mampu menjawab kebutuhan dan ekspektasi nasabah, seiring perkembangan zaman,” katanya, Jumat (26/3). 


TERKINI