Foto: Istimewa

PT Garuda Indonesia berencana terbitkan lagi OWK Rp1,5 triliun

29 Maret 2021

Moneter.id – PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) berencana menerbitkan kembali obligasi wajib konversi (OWK) sebesar Rp1,5 triliun atau setara US$104 juta. Obligasi ini merupakan yang kedua kalinya setelah pada Desember 2020 perseron menerbitkan OWK pertama sebesar Rp1 triliun.

Baca juga: Garuda Indonesia Resmi Terbitkan Obligasi Wajib Konversi Tahap I Senilai Rp1 Triliun

Perseroan berencana menjual sekitar Rp1,5 triliun atau setara US$104 juta obligasi wajib konversi yang merupakan bagian dari penyertaan modal negara (PMN) sebagai bagian dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021.

“Penerbitan OWK kedua ini sebagai pengganti perjalanan internasional yang belum menunjukkan tanda kembali beroperasi dengan cepat di tengah pandemi Covid-19,” dilansir Bloomberg akhir pekan lalu.

Selain itu, perseroan juga tengah mengupayakan penerbitan OWK tersebut dengan menunjuk Sekuritasnya pada kuartal II/2021. Penerbitan tersebut akan menjadi bagian dari Rp8,5 triliun program OWK dari pemerintah. Hingga kini, GIAA sudah mengumpulkan Rp1 triliun melalui penerbitan OWK pada Desember 2020.

Pada tahun 2021, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 50% dibandingkan 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Artinya, jika pada 2019 pendapatannya mencapai US$ 4,57 miliar, target pada 2021 ini sebesar US$ 2,285 miliar. Dengan estimasi kurs Rp 14.100 per dolar AS, target pendapatan GIAA tahun ini mencapai Rp 40,18 triliun.


TERKINI