Es krim Campina | Foto: Istimewa

Pendapatan produsen es krim Campina turun 6,5 persen

31 Maret 2021

 Moneter.id – Pada tahun 2020, PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) mencatatkan pendapatan Rp 950 miliar atau menurun 6,5% dibandingkan akhir tahun 2019 yang mencapai Rp 1,03 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah di Indonesia pada masa pandemi Covid-19.

Direktur Penjualan & Pemasaran Campina Ice Cream Industry Adji Andjono Purwo mengatakan, kanal digital pertumbuhannya double digit di masa pandemi 2020, namun kontribusinya memang masih amat minim.

“Kita akan optimalkan online, kita sudah punya armada home delivery dan layanan online. Kita juga punya e-commerce sendiri dan pasang di marketplace. Meski kontribusinya kecil, tapi kinerjanya double growth,” katanya,  Selasa (30/3).

Diakui Adji, perseroan memang mengalami penurunan permintaan. Untuk itu, dia pun berharap, pada tahun ini angka penjualan bisa meningkat 5%-7% atau kembali seperti tahun 2019 lalu yang tembus diatas Rp 1 triliun.

Jelasnya, untuk mencapai target penjualan di 2021, CAMP tengah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 40 miliar. Dana yang berasal dari kas internal ini salah satunya digunakan untuk melakukan pemeliharaan terhadap alat-alat distribusi es krim.

”Capex tahun ini lebih banyak untuk mengganti alat distribusi, supaya lebih baru dan up to date,” katanya.


TERKINI