Foto: Istimewa

Adaro Energy bagi-bagi dividen sebesar USD146,8 juta atau sekitar 99,2 persen dari laba bersih 2020

28 April 2021

Moneter – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menyetujui pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar US$ 146,8 juta atau sekitar 99,2% dari laba bersih 2020.

Pada 2020, ADRO meraih laba bersih sebesar US$ 147 juta. Selain digunakan untuk pembayaran dividen tunai, perseroan mengalokasikan sisa laba sebesar US$ 110,8 ribu sebagai laba ditahan.

“Kami menjaga komitmen untuk memberikan pengembalian pemegang saham dengan membagikan dividen tunai secara berkala, yang mencapai US$ 146,8 juta untuk tahun buku 2020,” kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) Adaro Energy, Garibaldi Thohir dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (27/4).

Pada tahun 2021, Garibaldi optimistis pertumbuhan bisa lebih positif. Kendati demikian, Adaro akan tetap fokus meningkatkan keunggulan operasional, pengendalian biaya, dan efisiensi dalam rangka mengatasi volatilitas industri.

Selain itu, pada tahun 2020, Adaro mampu mempertahankan likuiditas yang solid dengan menghasilkan arus kas bebas US$ 630 juta. Rasio utang bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan terakhir sebesar 0,19 kali dan rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 0,04 kali.

Tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal sekitar US$ 200-300 juta. Belanja modal ini akan digunakan untuk pemeliharaan rutin dan pengembangan perusahaan.

Belanja modal tersebut diharapkan bisa mendukung EBITDA operasional 2021 yang ditargetkan US$ 750-900 juta. Sementara produksi batu bara ditargetkan 52-54 juta ton dengan nisbah kupas konsolidasi 4,8 kali.


TERKINI