Peluncuran Livin’ by Mandiri beberapa waktu lalu | Foto: Ist

Dibandingkan ATM, transaksi melalui Livin’ by Mandiri naik 49 persen

28 April 2021

Moneter – Bank Mandiri mencatatkan transaksi di Livin’ by Mandiri mencapai Rp341 triliun atau tumbuh 49 persen (yoy) melebihi transaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebesar Rp200 triliun.

Kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, tren kenaikan juga terlihat pada frekuensi transaksi Livin' yang mencapai 244 juta transaksi pada kuartal I/2021, naik jika dibandingkan pada kuartal sebelumnya yakni sebanyak 235 juta transaksi.

Sedangkan frekuensi transaksi di ATM pada kuartal I 2021 sebanyak 274 juta transaksi, turun dibandingkan kuartal IV 2020 yang berjumlah 290 juta frekuensi transaksi,” ujarnya kepada awak media di Jakarta, Selasa (27/4).

Begitu juga dengan jumlah pengguna aplikasi Livin' sampai Maret 2021 mencapai 7,1 juta pengguna atau tumbuh 4,2 persen (yoy).

Pertumbuhan transaksi digital juga terlihat pada segmen wholesale melalui Mandiri Cash Management dengan nominal transaksi mencapai Rp2.584 triliun atau tumbuh 30,2 persen (yoy).

Tren kenaikan juga terjadi pada jumlah nasabah yang mencapai 55,7 ribu orang atau naik 59,1 persen (yoy) serta frekuensi transaksi yang naik 16,9 persen(yoy) atau sebesar 22,5 juta.

Diketahui, Bank Mandiri meluncurkan Livin’ by Mandiri pada awal Maret 2021 sebagai penyempurnaan dari aplikasi Mandiri Online untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan nasabah dalam mengakses layanan perbankan perseroan di era bank 4.0.

Pada peluncurannya, Livin’ by Mandiri, tercatat 4,5 juta nasabah user aktif Mandiri Online beralih ke Livin’ by Mandiri.

Livin’ by Mandiri menjadi salah satu aplikasi dengan jangkauan akses pembayaran terluas di tanah air, mulai dari layanan utilitas (seperti listrik, air, telepon atau TV kabel), pembayaran e-commerce, pendidikan, top up e-wallet, hingga layanan pembayaran pajak ataupun kewajiban rutin lainnya.


TERKINI