Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK catat 146 plafform P2P lending per Maret 2021

01 Mei 2021

Moneter.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah penyelenggara peer-to-peer lending (P2P) sebanyak 146 platform per 31 Maret 2021, termasuk sembilan platform dengan sistem syariah.

“Dari 146 platform tersebut, sebanyak 56 platform berizin dan 90 platform terdaftar,” kata Direktur Pengaturan, Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Tris Yulianta, Sabtu (1/5).

Kata Tris, akumulasi rekening borrower mencapai 55,34 juta dengan rekening yang masih aktif di akhir Maret 2021 sebanyak 18,52 juta.

Sedangkan untuk akumulasi rekening lender mencapai sekitar 612.840 dengan rekening yang masih aktif sebesar 164.430.

“Karakter dari P2P lending adalah pinjaman jangka pendek untuk jangka waktu sebulan atau bahkan dua minggu.  Makanya jumlah rekening borrower yang masih aktif terus berkurang menjadi tinggal 18,52 juta,” jelas Tris.

Untuk akumulasi penyaluran pinjaman mencapai Rp 181,67 triliun dengan nilai outstanding di akhir Maret 2021 sebesar Rp 19,04 triliun. Adapun tingkat keberhasilan bayar (TKB90) 90 hari di akhir Maret 2021 sebesar 98,68% atau pinjaman macet sebesar 1,32%. Sedangkan untuk total aset seluruh penyelenggara sebesar Rp 4,14 triliun.


TERKINI