Foto: Istimewa

Pintek resmi berizin OJK, targetkan penyaluran pembiayaan sektor pendidikan hingga Rp700 miliar

08 Mei 2021

Moneter.id – Perusahaan fintech Peer-to-Peer (P2P) lending PT Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek) resmi berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelumnya Pintek juga telah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak 2018. Kini statusnya menjadi berizin berdasarkan surat keputusan KEP-27/D.05/2021 per tanggal 21 April 2021.

“Dengan berubahan status tersebut, perseroan menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan hingga Rp 700 miliar kepada sektor pendidikan di tahun 2021,” kata  Co-Founder dan Direktur Utama Pintek Tommy Yuwono, Jumat (7/5)

Katanya, Pintek ingin melanjutkan misinya dalam membuka akses pendanaan untuk pendidikan di Indonesia seluas-luasnya.

Baca juga: Pintek Dapat Pinjaman Hutang USD21 Juta dari Accial Capital

"Di Tahun 2021 Pintek menargetkan penyaluran hingga Rp 700 miliar untuk pendanaan pendidikan, mulai dari Pintek Institutions bagi institusi pendidikan dan edu-supplier, hingga Pintek Students bagi orang tua dan murid. Harapannya dengan penyaluran dana dari Pintek dapat memperluas kesempatan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia," kata Tommy.

Sejak berdiri pada tahun 2018, Pintek telah menyalurkan pendanaan ke lebih dari 3.000 siswa dan lebih dari 190 mitra institusi pendidikan dengan nilai penyaluran sebesar lebih dari Rp 143 miliar.

Penyaluran Pintek hingga kuartal satu tahun ini juga mengalami peningkatan tiga kali lipat dari tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan permintaan kebutuhan pendanaan pendidikan.

Dia mengungkapkan, memang terjadi peningkatan terhadap permintaan kebutuhan pendidikan. Mulai dari biaya pendidikan formal dan non-formal, biaya operasional untuk sekolah, hingga kebutuhan pendanaan modal usaha untuk para vendor/UKM supplier pendidikan.

Pada era digitalisasi ini, sambung Tommy, masyarakat semakin terbuka dengan teknologi pendanaan seperti Pintek, terutama dengan kemudahan persyaratan dan proses yang lebih fleksibel. Meski begitu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan berbagai aspek pelayanan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia.

Co-Founder dan Direktur Pintek Ioann Fainsilber menuturkan, di tahun ini Pintek juga memfokuskan  pada pendanaan modal usaha untuk vendor/UKM supplier pendidikan. Terutama dalam memenuhi lonjakan permintaan terhadap sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

Baca juga: Pintek Gandeng Marketplace INTI untuk Permodalan UKM SIPLah 

"Tentunya dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan misi ini. Oleh karena itu kami terbuka untuk inovasi dan peluang kerja sama dengan para stakeholders dalam mendorong transformasi dan pemenuhan kebutuhan pendidikan agar lebih optimal," ujar dia.

Ioann menambahkan, Pintek berharap dapat mendorong produktivitas dan penyaluran dana tepat sasaran. Karena penyaluran dana dibayarkan langsung kepada sekolah atau vendor penyedia kebutuhan penunjang pendidikan.


TERKINI