Akulaku Finance

Akulaku bisa hemat Rp7,2 miliar karena digitalisasi

09 Juni 2021

Moneter.id – Sepanjang 2020, PT Akulaku Finance Indonesia menghemat Rp7,2 miliar dari penggunaan kertas yang mencapai 14,7 juta ton. Hal ini dikarenakan perseroan telah menerapkan digitalisasi pembiayaan.

Kata Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia Efrinal Sinaga, digitalisasi pembiayaan merupakan bagian integral dari upaya perusahaan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan, mewujudkan inklusi keuangan serta melek teknologi.

"Sebagai perusahaan pembiayaan yang berbasis digital, perusahaan ingin memastikan keseluruhan proses bisnis dapat mendukung konsep keberlanjutan yang mengedepankan aspek Planet, People, Profit (3P),” ucapnya, Rabu (9/6).

Menurutnya, salah satu manfaat nyata dari pengadaptasian konsep 3P ini dalam sistem operasional perusahaan adalah dengan berkurangnya penggunaan kertas secara signifikan atau paperless, dan secara otomatis juga menjadi lebih efisien bagi konsumen dan perusahaan.

“Perseroan turut serta berkontribusi positif menjaga lingkungan hidup dengan cara menekan penggunaan lembaran kertas di dalam rantai proses pembiayaan yang dilakukan,” paparnya.

Keberhasilan pengurangan penggunaan kertas tersebut merupakan salah satu inisiatif perusahaan di dalam mewujudkan prinsip keberlanjutan dalam konteks go green financing.

Dokumen kertas adalah hal yang tak terpisahkan dari operasional dan bisnis proses industri pembiayaan, karena setiap transaksi pembiayaan akan memerlukan berlembar-lembar dokumen.

"Namun berkat adanya pengadopsian teknologi, Akulaku Finance telah melakukan reengineering business process dan bertransformasi dengan merubah proses transaksi yang biasanya menggunakan dokumen kertas menjadi secara digital," ujar Efrinal.


TERKINI