Summarecon Agung | Foto: Istimewa

Summarecon Agung bidik Rp1,49 triliun dari gelaran rights issue

10 Juni 2021

Moneter.id – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan menggelar penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Total dana yang bakal dihimpun dari aksi korporasi ini senilai Rp 1,49 triliun.

“Penawaran umum terbatas (PUT) II akan diterbitkan sebanyak 2,08 miliar saham baru atau 12,6% dari modal yang ditempatkan atau disetor penuh perusahaan,” tulis perseroan di Jakarta, Rabu (9/6).  

Tulis perseroan, harga pelaksanaan rights issue ditetapkan senilai Rp 720 per saham, sehingga dana yang bisa diraih mencapai Rp 1,49 triliun.

Sementara, PT Semarop Agung selaku pemegang 33,8% saham Summarecon Agung juga telah menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi seluruh hak HMETD.

Lantaran tidak terdapat pembeli siaga dalam PUT II ini. Oleh karena itu, apabila saham baru yang ditawarkan dalam PUT II ini tidak dieksekusi pemegang saham, sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham HMETD lainnya.

Selain Semarop Agung, pemegang saham Summarecon Agung lainya adalah PT Sinarmegah Jayasentosa dengan kepemilikan 6,6% saham Summarecon Agung.

Sedangkan sisanya atau 59,62% dimiliki oleh masyarakat. Perseroan menyebutkan bahwa sebanyak 27,87% atau Rp 416 miliar dana hasil rights issue akan dimanfaatkan untuk melunasi pokok obligasi berkelanjutan II Summarecon Agung Tahap I.

Sementara 5,86% atau Rp 87,5 miliar untuk membayar cicilan pokok utang kepada PT Bank Mandiri Tbk. Lalu, sekitar 66,26% atau Rp 988,89 miliar akan digunakan sebagai modal kerja dan penambahan setoran modal kepada SMIP (Summarecon Investment Property).

SMIP sendiri akan menggunakannya untuk membiayai kegiatan operasional dan sebagai modal kerja entitas anak. Perseroan sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham pada 1 April 2021.

Pelaksanaan HMETD akan dilakukan pada 9 Juni hingga 15 Juni 2021. Sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juni 2021.


TERKINI