Agung Podomoro Land

Agung Podomoro Land kantongi marketing sales Rp1 triliun

23 Juli 2021

Moneter – PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) membukukan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun, di luar pajak pertambahan nilai (PPN) hingga 30 Juni 2021.

“Realisasi marketing sales hingga Juni 2021 meningkat 90% dibandingkan dengan pencapaian marketing sales Rp532 miliar pada periode yang sama tahun lalu,” kata Sekretaris Perusahaan Agung Podomoro, Justini Omas dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (22/7).

Justini Omas bilang, dari total marketing sales, sekitar 79% diperoleh melalui penjualan Podomoro Park di Bandung, Podomoro City Deli Medan, Pakubuwono Spring dan Podomoro Golf View di Cimanggis.

Sementara itu, lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service telah memangkas peringkat APLN dan obligasi global senior US$300 juta dari B3 menjadi Caa1, dengan outlook kedua rating negatif.

Penurunan tersebut dikarenakan Moody’s berpandangan bahwa likuiditas perseroan akan lemah dalam 12-18 bulan ke depan, dan perseroan memiliki leverage yang tinggi.

Untuk diketahui, obligasi global senior diterbitkan oleh anak usaha APLN, yakni APL Realty Holdings Pte Lte. Surat utang yang tercatat di Bursa Efek Singapura (SGX) ini dijamin dengan jaminan perusahaan dari perseroan dan beberapa entitas anak perusahaan.

Hingga akhir kuartal I/2021, rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk APLN mengalami penyusutan menjadi Rp289,79 miliar dari periode sama tahun lalu yang rugi Rp448,56 miliar.

Hingga saat ini, APLN memiliki 40 anak usaha, 13 entitas dengan kepemilikan tidak langsung melalui anak usaha, serta 2 entitas asosiasi di bidang properti di Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Bali, Balikpapan, Batam, Makassar dan Medan.


TERKINI