Ilustrasi

Kantongi Rp26,3 miliar, Laba PAM Mineral meningkat di semester I-2021

27 Agustus 2021

Moneter – PT PAM Mineral Tbk (NICL) membukukan laba Rp 26,3 miliar pada semester I-2021. Laba ini meningkat signifikan bila dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang mencatatkan rugi Rp 1,8 miliar. “Kenaikan laba tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan dan kenaikan harga nikel,” kata Corporate Secretary NICL, Suhartono diketerangan resminya, Kamis (26/8).

Katanya, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp148 miliar, sedangkan pendapatan perseroan pada sepanjang 2020 sebesar Rp188 miliar.

”Jika dibandingkan dengan kinerja tahun 2020, pada semester I-2021, perseroan telah mencapai 79 persen dari penjualan tahun lalu. Kami sangat optimis penjualan tahun 2021 ini akan jauh diatas penjualan yang telah dicapai perseroan tahun lalu," ujarnya.

Dari sisi ekuitas, perseroan mengalami kenaikan yang signifikan dari sebelumnya sebesar Rp106,7 miliar naik menjadi Rp133,1 miliar atau naik sebesar 25% (ytd) seiring lonjakan laba yang signifikan di semester I-2021.

Sementara itu, total aset perusahaan sebesar Rp177 miliar per Juni 2021, relatif lebih rendah dari total aset pada Desember 2020 yaitu sebesar Rp189,7 miliar atau mengalami penurunan sebesar 7% (ytd).

“Penurunan aset tersebut dibarengi dengan penurunan hutang perseroan dari Rp82,9 miliar pada Desember 2020 menjadi sebesar Rp43,9 miliar per Juni 2021 atau turun sebesar 47% (ytd),” tambah Suhartono.


TERKINI