Foto: Istimewa

Lunasi utang anak usaha, Jababeka bakal terbitkan surat utang senilai USD350 juta

08 September 2021

Moneter Danai pelunasan utang anak usaha, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berencana menerbitkan surat utang senilai US$ 350 juta. Penerbitan surat utang tersebut untuk pelunasan surat utang anak usaha JIBV (Jababeka Internasional BV) senilai US$ 300 juta yang akan jatuh tempo pada tahun 2023.

“Sisa dari hasil penerbitan surat utang itu, akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban utang lainnya serta untuk keperluan pendanaan korporasi secara umum,” tulis keterangan resmi perseroan, Selasa (7/9/21).

Namun, tulisnya lagi, bila perseroan menerima dana US$ 350 juta, maka dapat memperoleh efisiensi dengan melakukan pelunasan atas pinjaman yang diterima perseroan dan anak usaha akan membuat likuiditas perseroan menjadi lebih baik mengingat surat utang baru yang akan diterbitkan oleh perseroan memiliki jatuh tempo seluruhnya pada akhir periode surat utang baru tersebut.

“Dengan penerbitan surat utang itu, maka kewajiban perseroan meningkat Rp 705,25 miliar atau 6% menjadi sebesar Rp 6,645 triliun,” tulisnya.

Peningkatan tersebut terutama diperoleh dari selisih bersih hasil penerbitan surat utang baru sebesar setara dengan Rp 4,937 triliun atau setara US$ 350 juta, dan pelunasan surat utang lama setara Rp 4,232 triliun atau US$ 300 juta.

Selain itu, surat utang baru ini akan berdampak terhadap rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek atau current ratio dari 618 persen menjadi 669% dan rasio total liabilitas terhadap ekuitas dari 95% menjadi 106%.

 

 

 


TERKINI