Acara Pembekalan dan Pengikatan Komitmen Perjanjian Kerjasama BIP JPU Tahun 2021 di Balairung Soesilo Soedarman, Selasa (14/9/2021).

Untuk tiga subsektor ekraf, Menparekraf salurkan BIP kategori JPU 2021 sebesar Rp8 miliar

14 September 2021

Moneter – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan Bantuan Insentif Pemerintah Jaring Pengaman Usaha (BIP JPU) tahun 2021 sebesar Rp8 miliar kepada 800 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang bergerak di tiga subsektor ekonomi kreatif yaitu kuliner, kriya dan fesyen.

BIP merupakan program tahunan yang diselenggarakan sejak 2017. Program ini bertujuan memberi tambahan modal kerja dan investasi aktiva tetap, kepada pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jenis Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) Kemenparekraf tersedia dalam dua bagian yaitu BIP Reguler dan BIP JPU.

“Bantuan ini kita formulasikan dan sudah ada sejak era BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif). Tahun ini harapannya kita tingkatkan dan perluas. Yang terbagi dalam dua kategori agar dapat membangkitkan semangat dan optimisme membangkitkan perekonomian dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di acara Pembekalan dan Pengikatan Komitmen Perjanjian Kerjasama BIP JPU Tahun 2021 yang dihadiri 20 perwakilan penerima secara hybrid di Balairung Soesilo Soedarman, Selasa (14/9/2021).

Selain dihadiri 20 perwakilan penerima BIP, dalam kesempatan tersebut hadir pula Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo, Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreatifitas Josua Simanjuntak, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Henky Manurung dan Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Hanifah Makarim.

Sandiaga berharap hal ini dapat menjadi pemicu kebangkitan dan perkembangan pelaku usaha parekraf yang terdampak pandemi serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Seperti diketahui, COVID-19 menyebabkan perusahaan-perusahan mengurangi pegawainya sebesar 35 persen dan mengalami penurunan profit sebesar 80 persen.

“Pandemi ini memaksa kita meningkatkan keterampilan baik berjualan secara online atau membuat konten-konten kreatif. Kami mendorong inovasi, adaptasi dan kolaborasi, hari ini BIP kita luncurkan dalam konsep bukan hanya thinking out of the box tapi juga thinking without the box. Kita ingin kebijakan stimulus ini bukan hanya kepada uangnya, tapi bertumpu kepada pendampingannya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno. 


TERKINI