Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno

Pagu definitif tahun anggaran 2022 Kemenparekraf turun 22,72 persen

23 September 2021

Moneter – Komisi X DPR RI menyetujui jumlah pagu definitif tahun anggaran 2022 yang diajukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu sebesar Rp3.7 triliun. Jumlah pagu ini mengalami pengurangan sebesar 22,72 persen dari pagu anggaran Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2021 yaitu Rp4.9 triliun.

“Pagu anggaran ini akan dimanfaatkan untuk melaksanakan program-program strategis Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2022. Di mana, program-program strategis ini dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama kementerian/lembaga dan pihak-pihak terkait,” kata Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Kamis (23/9/2021).

"Berbagai bentuk kerja sama ini untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.

Adapun program-program strategis yang dirancang berdasarkan pada Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) 2022 di antaranya adalah pemulihan pariwisata Bali dan destinasi pariwisata unggulan lainnya, pengembangan desa wisata dengan mengoptimalkan potensi ekraf sebagai penggerak perekonomian masyarakat, pengembangan destinasi wisata prioritas, diversifikasi pariwisata berkualitas, pemulihan usaha dan pengembangan ekosistem ekraf, dan akselerasi adopsi digital di sektor parekraf.

"Keenam program tersebut digarap oleh seluruh kedeputian dari Deputi 1 hingga Deputi 7 beserta Badan Otorita Pariwisata, PTNP (Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata), serta Setmen secara terpadu untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan," katanya.

Pagu anggaran ini, lanjut Sandiaga, juga mengalami pergeseran pada tiga program yang menjadi Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga (RKAKL) Kemenpareraf/Baparekraf tahun 2022.

Pergeseran pagu anggaran pada program dukungan manajemen dengan pagu anggaran sebesar Rp1.066.429.392.000 dengan penambahan sebesar Rp 27 miliar menjadi Rp1 triliun.

Kemudian program kepariwisataan dan ekonomi kreatif dengan pagu anggaran sebesar Rp1.703.983.464.000 mengalami perubahan menjadi Rp1.676.983.464.000, serta  program pendidikan dan vokasi dengan pagu anggaran Rp1.022.005.046.000.

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda menyatakan bahwa persetujuan pagu definitif ini bertujuan agar Kemenparekraf/Baparekraf dapat melaksanakan program-program strategis nasional yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Komisi X DPR RI dan Kemenparekraf sepakat bahwa program-program strategis nasional dan program-program yang sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat akan dilaksanakan oleh Kemenparekraf dengan memperhatikan saran, pandangan, dan usulan anggota Komisi X selama pembahasan RAPBN tahun anggaran 2022 yang telah dilakukan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Syaiful.

Selain itu, Syaiful juga meminta agar Kemenparekraf/Baparekraf menyerahkan bahan tertulis mengenai RKAKL tahun 2022, "Paling lambat 30 hari setelah undang-undang tentang APBN tahun anggaran 2022 ditetapkan di rapat paripurna DPR RI," ujar Syaiful.


TERKINI