Obox

Agar transaksional lebih cepat dan efektif, OJK rilis aplikasi Obox untuk BPR dan BPRS

02 Nopember 2021

Moneter – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan aplikasi pintar OJK Box (Obox) untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

"Dengan Obox, informasi dan data yang disampaikan BPR dan BPRS terutama yang bersifat transaksional kepada kami menjadi lebih cepat dan lebih efektif," kata Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK Bambang Widjanarko di Jakarta, Selasa (02/11).

Jelasnya, melalui aplikasi tersebut, OJK, BPR, dan BPRS dapat meningkatkan kesiagaan terhadap potensi risiko yang akan dihadapi.

“Pihaknya telah melakukan piloting untuk menguji dan melaksanakan implementasi Obox ini dengan melibatkan 44 BPR dan BPRS, yang terdiri dari 33 BPR dan 11 BPRS di masing-masing kantor regional dan kantor OJK,” ucap Bambang.

"Dari hasil pemantauan kami, semuanya sudah bisa melakukan dengan baik dari 44 BPR dan BPRS tersebut," ucap dia.

Karena itu, ia menegaskan penerapan penuh Obox di BPR dan BPRS akan dimulai pada awal November 2021 secara dwi mingguan dan penyampaian pertama kali akan dilakukan pada periode 1 dengan 15 November 2021.

OJK berharap agar aplikasi Obox bisa memberikan manfaat baik untuk BPR, BPRS, maupun dalam pengawasan di OJK, sehingga BPR dan BPRS memiliki daya tahan yang lebih baik dan daya saing yang lebih optimal.

Obox merupakan aplikasi pintar yang memungkinkan bank untuk berbagi data dan informasi yang bersifat transaksi dalam periode waktu tertentu melalui repository.


TERKINI