Pertamina

Pertamina siapkan dana capex USD8,3 miliar

04 Nopember 2021

Moneter – PT Pertamina (Persero) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure sebesar 8,3 miliar dolar AS. Anggaran itu adalah 9,0 persen dari total belanja modal perusahaan yang mencapai 92 miliar dolar AS untuk periode 2020 sampai 2024 mendatang untuk menumbuhkan sektor energi bersih di Indonesia.

"Dari sisi bauran, energi baru terbarukan kami dari 2019 yang terdiri dari 13 persen akan meningkat menjadi 17 persen pada 2030," kata Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina Iman Rachman di Jakarta, Kamis (04/11).

Kata Imam, pihaknya telah mengembangkan delapan inisiatif strategis untuk memperluas portofolio energi bersih yang meliputi optimalisasi potensi dan peningkatan kapasitas energi panas bumi, pemanfaatan hidrogen hijau yang akan menggunakan listrik dari lapangan panas bumi perusahaan dengan total potensi 8.600 kilogram hidrogen per hari.

Pertamina juga turut serta dalam perusahaan patungan Indonesia Battery Corporation (IBC) bersama tiga BUMN lainnya yang akan mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik, termasuk bisnis swapping dan charging.

Selain itu, perseroan juga sedang dalam proses membangun green refinery dan mengembangkan bioenergi yang terdiri dari biomassa maupun biogas, bio blending gasoil dan gasoline, serta memproduksi bio-crude oil dari alga dan etanol.

Keseluruhan proyek tersebut akan siap beroperasi mulai 2025 hingga 2026 mendatang.

"Kami berupaya mengurangi jejak karbon yang ada dengan menerapkan carbon capture, carbon utilization, and storage dalam meningkatkan produksi di beberapa lapangan migas yang ada," tutup Imam.


TERKINI