Aces Hardware

Penjualan bersih emiten ritel ini terkoreksi 14,35 persen di kuartal III-2021

05 Nopember 2021

Moneter – Emiten ritel PT Aces Hardware Indonesia Tbk (ACES) membukukan penjualan bersih di kuartal III-2021 sebesar Rp 4,60 triliun. Catatan ini terkoreksi 14,35% jika dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,38 triliun.

“Penurunan penjualan terjadi pada seluruh produk perseroan mulai dari produk perbaikan rumah tangga, produk gaya hidup, maupun produk permainan,” tulis perseroan diketerangan resminya, Kamis (04/11).

Tulisnya, produk perbaikan yang berkontribusi paling banyak terhadap penjualan perseroan turun menjadi Rp2,45 triliun dari sebelumnya di kuartal III-2020 sebesar Rp2,85 triliun.

Kemudian, penjualan produk gaya hidup pada kuartal III-2021 tercatat sebesar Rp1,98 triliun yang juga mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp2,35 triliun.  Penjualan produk permainan juga mengalamai penurunan dari Rp174,33 miliar menjadi Rp173,71 miliar.

Dengan hasil penjualan tersebut, perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp2,31 triliun di kuartal III-2021, laba kotor ini juga turut turun jika dibandingkan dengan kuartal yang sama di tahun 2020 sebesar Rp2,71 triliun.

Total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tercatat turun hingga 39,04 persen. Di mana pada kuartal III-2020 membukukan laba sebesar Rp529,59 miliar menjadi Rp322,85 miliar pada kuartal III-2021.

Penurunan total laba komprehensif tersebut telah tampak pada hasil laba usaha yang jauh menyusut dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp688,13 miliar menjadi Rp439,17 miliar. Tidak hanya itu, total aset perseroan di kuartal III-2021 juga mengalami penyusutan.

Diketahui, pada tutup buku tahun 2020, ACES mencatatkan total aset sebesar Rp7,25 triliun, sedangkan kuartal III-2021 turun menjadi Rp6,93 triliun.

Total ekuitas perseroan yang menurun menjadi Rp4,99 triliun sedangkan pada akhir Desember 2020 sebesar Rp5,22 triliun. Begitu juga dengan total liabilitas perseroan dari Rp2,02 triliun di akhir 2020 menjadi Rp1,93 triliun pada kuartal III-2021.


TERKINI