XL Axiata

Pendapatan XL Axiata naik tipis 0,73 persen di kuartal III-2021

10 Nopember 2021

Moneter – PT XL Axiata Tbk. (EXCL) mencetak total pendapatan Rp 19,8 triliun hingga kuartal III-2021. Capaian ini meningkat 0,73% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp19,65 triliun.

“EBITDA kuartal III-2021 tercatat sebesar Rp 3,4 triliun, dengan margin 50%. EBITDA sepanjang sembilan bulan tercatat Rp 9,9 triliun,” kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Selasa (09/11).

Emiten telekomunikasi ini mencatat total pendapatan selama periode kuartal III-2021 sebesar Rp 6,8 triliun, dengan Rp 6,3 triliun di antaranya merupakan pendapatan layanan.

Laba bersih di periode sembilan bulan 2021 tercatat sebesar Rp 1,02 triliun atau anjlok 51% dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,07 triliun.

Dengan demikian, laba bersih per saham dasar dan dilusian turut menyusut menjadi Rp 95 dari sebelumnya mencapai Rp 194.

XL Axiata juga mencatat terjadi kenaikan beban menjadi Rp16,84 triliun per kuartal III/2021 dari Rp15,36 triliun per kuartal yang sama tahun lalu.

Di sepanjang triwulan III-2021 ini, biaya operasional meningkat 1% dari kuartal sebelumnya (QoQ), antara lain biaya penjualan dan pemasaran yang meningkat karena pertumbuhan distribusi yang bertambah luas.

Selanjutnya, biaya infrastruktur juga meningkat karena upaya perluasan jaringan yang juga terus dilakukan ke berbagai wilayah.

Biaya regulasi meningkat karena kenaikan biaya frekuensi, demikian juga biaya overhead meningkat karena biaya konsultasi yang lebih tinggi sebagai akibat dari proyek yang sedang berlangsung. Di sisi lain, biaya karyawan bisa dijaga tetap lebih rendah, demikian juga biaya interkoneksi dan biaya langsung lainnya.

Pendapatan dari data di periode triwulan ketiga 2021 terus tumbuh, dan mencapai Rp 6 triliun, meningkat sebesar 2% dari kuartal sebelumnya (QoQ). Pencapaian ini sekaligus meningkatkan kontribusi pada total pendapatan layanan menjadi sebesar 95%, meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 94%.

Pendapatan data ini tidak terlepas dari pertumbuhan trafik di sepanjang triwulan ketiga 2021, sebesar 10% QoQ, dari 1.572 PB menjadi 1.722 PB. Jika menggunakan penghitungan selama periode sembilan bulan, trafik data meningkat setinggi 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


TERKINI