Antam

Laba bersih melesat 104,65 persen, Antam catat pendapatan Rp26,47 triliun hingga kuartal III-2021

15 Nopember 2021

Moneter – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatatkan pendapatan Rp26,47 triliun hingga kuartal III-2021. Raihan ini meningkat 46,78% secara yoy dari Rp18,04 triliun per September 2020.

Berdasarkan keterangan perseroan di Jakarta, Minggu (14/11), penjualan per kuartal III-2021 terutama ditopang produk emas Rp17,67 triliun, feronikel Rp4,34 triliun, bijih nikel Rp3,25 triliun, alumina Rp638,06 miliar, perak Rp90,92 miliar serta batu bara Rp11,75 miliar.

“Beban pokok penjualan Rp21,34 triliun, naik dari sebelumnya Rp15,13 triliun. Namun, laba kotor masih meningkat menjadi Rp5,14 triliun dari Rp2,9 triliun per September 2020. Antam membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp1,71 triliun,” tulisnya.

Laba bersih tersebut melesat 104,65% yoy dari Rp835,78 miliar. Anak usaha MIND ID tersebut menggunakan kas untuk pendanaan Rp1,51 triliun per September 2021, naik dari Rp684,95 miliar per September 2020.

Sementara kas dan setara kas akhir periode mencapai Rp6,37 triliun, meningkat dari sebelumnya Rp3,67 triliun. Selain itu, Antam mencatatkan liabilitas Rp12,95 triliun per September 2021, naik dari Rp12,69 triliun per akhir 2020.

Ekuitas ANTM naik menjadi Rp20,34 triliun dari sebelumnya Rp19,04 triliun. Total aset Antam pun mencapai Rp33,3 triliun per kuartal III/2021, naik dari Rp31,73 triliun pada akhir 2020.

Diketahui, pada tahun 2021, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 2,84 triliun. “Capex tahun ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan bersifat rutin, pengembangan usaha bersifat proyek, dan keperluan lainnya,” kata Senior Vice President Corporate Secretary Antam, Kunto Hendrapawoko. 


TERKINI