Cimory | Foto: Istimewa

Cimory tetapkan harga IPO Rp3.080 per saham

30 Nopember 2021

Moneter – PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp 3.080 per saham. Dengan demikian, total dana yang bisa diraih Cimory mencapai Rp 3,66 triliun.

Emiten produsen susu ini melepas 1,19 miliar saham atau 15% dari total modal perseroan dalam pelaksanaan IPO. Selain melepaskan saham baru ke publik, perseroan juga mengalokasikan 700.000 saham atau 0,06% untuk program saham untuk karyawan.

Baca juga: Siap IPO, Cimory bidik dana segar Rp3,76 triliun

“Perseroan juga mengalokasikan 674,44 juta saham atau 10% dari total modal perseroan untuk program saham kepada manajemen dan karyawan,” tulis perseroan diketerangan resminya, Senin (29/11).

PT CLSA Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dalam pelaksanaan IPO. Sedangkan PT Panin Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi efek. Sesuai rencana, masa penawaran umum akan dilakukan pada 30 November hingga 2 December 2021.

Distribusi secara elektronik pada 3 Desember 2021 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 6 Desember 2021.

Dana dari pelaksanaan IPO akan digunakan sebesar 33% untuk penambahan kapasitas untuk fasilitas produksi dalam bentuk properti, pabrik dan peralatan. Lalu, 45% untuk penyetoran modal kepada anak usaha, 15% untuk ekspansi saluran distribusi dan 7% untuk modal kerja.

Adapun Cimory berencana memperluas pasar ekspor di kawasan Asia Tenggara ke negara Vietnam dan Malaysia. Presiden Direktur Cisarua Mountain Dairy Farell Sutantio menjelaskan, kedua negara tersebut dan negara lain di Asia Tenggara akan menjadi prioritas perusahaan dalam pasar ekspor.

Sejauh ini, Cimory sudah mengekspor produk minuman yoghurt ke Filipina. Minuman tersebut bahkan tersedia di hampir seluruh modern trade di Manila dan kota lainya.

Untuk mendukung ekspansi tersebut, perseroan siap meluncurkan beberapa produk baru dan menangkap peluang lain. Adapun produk baru yang sudah diluncurkan belum lama ini adalah bakso Kanzler Single.

Tahun depan, Cimory akan meluncurkan produk susu UHT ukuran satu liter dan juga yoghurt dalam format stick.

"Sebagai sebuah perusahaan yang mengandalkan strategi inovasi dalam setiap produk, kami memiliki pipeline produk yang siap diluncurkan dalam dua tahun mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, untuk meningkatkan daya saing produk, perseroan akan meluncurkan beberapa produk inovatif. Sejauh ini, Cimory sudah memiliki beberapa beberapa produk inovatif seperti Kanzler sosis siap makan dalam pendingin, Yoghurt dalam kemasan squeeze dan pouch yang pertama di Indonesia.

Inovasi juga dilakukan untuk produk susu UHT melalui berbagai varian rasa seperti hazelnut, almond, cashew dan seasalt.

"Strategi kami cukup jelas, kami ingin melakukan inovasi dan diferensiasi pada produk,” katanya.

Dari segi pemasaran, Cimory bekerja sama dengan 3.000 ibu dari seluruh Indonesia atau yang disebut dengan Miss Cimory untuk memasarkan dan mendistribusikan produk perusahaan langsung kepada masyarakat.

Selain menjadi channel penjualan eksklusif, kerja sama ini juga dapat membantu masyarakat agar bisa meraih penghasilan yang lebih baik.


TERKINI