Bank bjb

Tawarkan sebanyak 925 juta saham baru, Bank bjb bakal gelar rights issue

18 Januari 2022

Moneter – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) berencana menggelar Penawaran Umum Terbatas (PUT) I untuk menambah modal dengan memberikan hak efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 925 juta saham baru.

“Aksi korporasi ini untuk perkuat struktur permodalan guna mendanai ekspansi bisnis perseroan,” tulis perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (17/1/2022).

Tulisnya, perseroan akan menawarkan sebanyak 925 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 250 per saham dan akan dibagikan kepada para pemegang saham perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 9 Maret 2022. Namun, perseroan belum mengungkapkan harga pelaksanaan HMETD tersebut.

Alhasil, belum diketahui berapa total dana yang ditargetkan perseroan dari aksi korporasi ini. Dana yang terhimpun dari right issue rencananya bakal dipakai perseroan untuk ekspansi kredit.

Nantinya, seluruh dana yang terhimpun dari PHMETD I ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi kredit perseroan.

Adapun indikasi tanggal efektif pernyataan pendaftaran HMETD dijadwalkan akan berlangsung pada 24 Februari 2022, indikasi tanggal terakhir pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD 10 Maret 2022, indikasi tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD (Cum-Right) di pasar reguler dan di pasar negosiasi 8 Maret 2022, sedangkan pasar tunai 10 Maret 2022.

Lalu, periode perdagangan saham tanpa HMETD (Ex-Right) di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada 9 Maret 2022 dan pasar tunai 11 Maret 2022. Untuk indikasi distribusi sertifikat bukti HMETD pada 11 Maret 2022, indikasi pencatatan saham hasil HMETD di Bursa Efek Indonesia pada 14 Maret 2022.

Untuk indikasi periode perdagangan HMETD sekaligus periode pelaksanaan dilangsungkan pada 14–21 Maret 2022, indikasi periode penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD pada 16–23 Maret 2022, dan indikasi tanggal terakhir pembayaran pemesanan saham tambahan dilaksanakan pada 23 Maret 2022.

Sementara indikasi tanggal penjatahan akan dilakukan pada 24 Maret 2022 dan indikasi tanggal pengembalian uang pemesanan pembelian saham (Refund) dilaksanakan pada 28 Maret 2022.

Diketahui, berdasarkan struktur pemegang saham, Pemprov Jawa Barat (Jabar) menguasai sebanyak 3,7 miliar saham Bank BJB. Sedangkan sebanyak 520 juta saham dimiliki oleh Pemprov Banten.


TERKINI