Ilustrasi | Foto: Istimewa

Jatuh tempo awal 2022, Ancol siap lunasi utang senilai Rp531,28 miliar

18 Januari 2022

Moneter – Emiten rekreasi dan taman bermain PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) menyiapkan dana senilai Rp531,28 miliar untuk melunasi utang yang jatuh tempo pada awal tahun 2022.

Kata Direktur Pembangunan Jaya Ancol, Suparno, dana yang dialokasikan untuk pembayaran pokok dan bunga ke-empat obligasi berkelanjutan II Jaya Ancol tahap II tahun 2021 seri A, B, dan C.

“Untuk pembayaran pokok dan bunga obligasi berkelanjutan II Jaya Ancol tahap II Tahun 2021 seri A senilai Rp526,39 miliar, sedangkan seri B dan C senilai total Rp4,89 miliar,” paparnya, Senin (17/1/2022).

Perseroan mengungkapkan akan melakukan pembayaran sesuai dengan surat permintaan dana dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSE) dan akan mengirimkan bukti transfer pengiriman dana kepada Bank Permata pada tanggal yang sama.

Berdasarkan data KSEI, Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II Tahun 2021 seri A memiliki pokok senilai Rp516 miliar, seri B senilai Rp149,60 miliar, dan seri C senilai Rp65,4 miliar.

Untuk obligasi berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II Tahun 2021 seri A akan jatuh tempo pada 20 Februari 2022. Sedangkan seri B akan jatuh tempo pada 10 Februari 2024 dan seri C jatuh tempo pada 10 Februari 2026.

Sementara, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat terdapat 62 surat utang yang akan jatuh tempo senilai total Rp21,23 triliun pada kuartal I/2022.

Pefindo pun menunjukkan prospek bisnis pariwisata dan perhotelan pada tahun ini mulai positif yang terlihat pada kunjungan wisman meningkat 6,04% pada November 2021.

Hal ini terjadi seiring dengan mulai membaiknya kondisi ekonomi dan membaiknya pandemi Covid-19 di dalam negeri. Sebelumnya, perseroan meraih fasilitas kredit pembiayaan hingga Rp516 miliar dari PT Bank DKI.


TERKINI