Skip to Content

Pertemuan SEOM 2/53: Aktifkan Lagi Proyek ASEAN dan Dorong Perundingan ACAFTA

Pertemuan SEOM 2/53: Aktifkan Lagi Proyek ASEAN dan Dorong Perundingan ACAFTA
Suasana Pertemuan Kedua Para Pejabat Ekonomi Senior (SEOM 2/53) yang berlangsung pada 6-10 Juni 2022 | Foto: Kemendag

Moneter – Para pejabat ekonomi senior (senior economic officials) ASEAN bertemu secara hibrida pada pertemuan ke-2 dalam putaran pertemuan pejabat ekonomi senior ke-53 tahun ini (The Second Meeting of the ASEAN Senior Economic Officials Meeting atau SEOM 2/53).

Pertemuan ini untuk membahas berbagai agenda peningkatan integrasi Kawasan ASEAN dan perluasan kerja sama dengan negara mitra. Demikian tulis keterangan resmi Kementerian Perdagangan yang diterima di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Perundingan ASEAN Kementerian Perdagangan Dina Kurniasari sebagai pelaksana tugas (alternate) mewakili Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag.

SEOM kali ini juga membahas berbagai usulan sektor yang dapat meningkatkan rantai pasok regional yang berkelanjutan setelah pandemi dan meningkatkan integrasi ekonomi ASEAN, memperluas kerja sama, investasi, dan perdagangan intra-ASEAN.

Pembahasan tersebut menjadi tindak lanjut mandat para menteri ekonomi ASEAN di Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN, pada Mei 2022 lalu di Bali, untuk mengaktifkan kembali proyek ASEAN yang pernah berjalan tahun 1970-an dan 1980-an.

“Kami telah membahas berbagai usulan proyek yang bisa diaktifikan kembali dan menyepakati proyek tersebut harus berkelanjutan, ekonomis, dapat menarik partisipasi pelaku usaha, dan menguntungkan semua negara anggota ASEAN. Sejumlah sektor seperti pangan, vaksin, alat kesehatan dan infrastruktur kesehatan, dan proyek-proyek lainnya yang dapat mendorong penciptaan industri hijau dan energi berkelanjutan di kawasan ASEAN akan kami diskusikan lebih lanjut dengan para pemangku kepentingan terkait pada pertemuan SEOM mendatang,” kata Dina.

Dalam periode SEOM kali ini, para pejabat ekonomi senior ASEAN juga melakukan pertemuan konsultasi dengan beberapa negara mitra FTA ASEAN yaitu Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, dan India.

Selain itu, dilakukan juga pertemuan dengan beberapa negara mitra dialog ASEAN yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris untuk membahas berbagai perkembangan kerja sama ekonomi, perundingan peningkatan sejumlah ASEAN Plus One FTAs, dan persiapan pelaksanaan perundingan ASEAN-Canada FTA (ACAFTA).

“Pada pertemuan kali ini, kami berhasil mengesahkan beberapa dokumen penting terkait persiapan perundingan ACAFTA. Selain itu, kami juga akan segera melakukan putaran pertama perundingan secepatnya. Kami sangat berharap perundingan ini bisa diselesaikan secepatnya mengingat ACAFTA akan menjadi FTA pertama di benua Amerika,” pungkas Dina.