Skip to Content

Buat Beli Truk, Dosni Roha Indonesia Siapkan Capex Rp300 Miliar Sepanjang 2022

Buat Beli Truk, Dosni Roha Indonesia Siapkan Capex Rp300 Miliar Sepanjang 2022
PT Dosni Roha Indonesia Tbk

MONETER – PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) mengalokasikan anggaran untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp300 miliar pada tahun 2022.


“Kami siapkan Rp300 miliar belanja modal untuk beli truk. Nantinya penambahan jumlah armada tersebut akan menopang kinerja perseroan,” kata Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia Tbk Rudy Tanoesoedibjo, Jumat (24/6/2022).


Kata Rudy, perseroan akan bekerjasama dengan industri keuangan untuk pengadaan truk tersebut. Ini baru akan kita lakukan di semester II/2022.


“Jadi memang bisnis distribusi itu sangat berpengaruh dengan keadaan, tetapi kami bersyukur ada yang naik dan ada yang turun. Nah yang sebenarnya sangat tidak terpengaruh oleh covid-19 itu logistic pergerakan barang,” ucap Rudy.


Diketahui, perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih 4 digit atau sebesar 1.705,4% dari semula rugi Rp1,63 miliar di tahun 2020 menjadi laba Rp26,14 miliar di tahun 2021. Selain itu, penjualan konsolidasi naik 23.696,1% dari semula Rp14,7 miliar di tahun 2020 menjadi Rp3,497 triliun di tahun 2021.


Jumlah aset pun naik 47.371% dari semula Rp6,686 miliar di tahun 2020 menjadi Rp3,174 triliun di tahun 2021. Begitupula ekuitas naik 12.985% dari semula negatif Rp10,624 miliar di tahun 2020 menjadi positif Rp1,369 triliun di tahun 2021.


Dari segi pencatatan saham, perseroan mencatatkan jumlah saham sebanyak 2.510.706.263 lembar per 31 Desember 2021. Volume saham yang diperdagangkan di pasar reguler selama tahun 2021 berjumlah 2.379.242.000 saham dengan harga berkisar antara Rp50 hingga Rp1.310 per saham, dan harga penutupan berkisar antara Rp434 sampai Rp1.035 per saham.


Dari segi operasional, sepanjang tahun 2021 Perseroan berhasil memperluas cakupan layanannya di seluruh Indonesia, di mana Direct Coverage terdiri dari 32 cabang, 15 sub-cabang, 7 gudang 4PL, 463 kota dan 100.000 outlet di seluruh Indonesia. Sedangkan Indirect Coverage meliputi 61 sub-distributor yang terintegrasi.


Tags :