Skip to Content

Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Sebesar Rp14,3 Triliun di Semester I/2022

Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Sebesar Rp14,3 Triliun di Semester I/2022
Adira Finance

MONETERPT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) mencatat peningkatan pembiayaan baru hingga 21 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp14,3 triliun di semester I/2022.


Pembiayaan baru meningkat pada segmen mobil sebesar 38% yoy dan sepeda motor sebesar 38% yoy dan 3% yoy di semester I/2022. Untuk pasar segmen sepeda motor baru mengalami kenaikan sebesar 30 bps menjadi 9,2% dan pangsa pasar mobil baru relatif stabil di 3,8%.


"Total piutang yang dikelola, termasuk porsi pembiayaan bersama perusahaan dapat dipertahankan menjadi sebesar Rp41,1 triliun di semester I 2022," kata Direktur Utama Adira Finance Made Susila, Senin (1/8/2022).


Sementara, per Juni 2022, rasio gross NPL konsolidasi Adira Finance membaik menjadi sebesar 2,0% jika dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 3,2% yang didukung aktivitas ekonomi yang berangsur pulih sehingga mempengaruhi kapasitas pembayaran konsumen


Pendapatan bunga perusahaan meningkat sebesar 2% secara tahunan menjadi Rp4,5 triliun, sementara beban bunga turun sekitar 6% yoy menjadi Rp1,6 triliun, sejalan dengan penurunan jumlah pinjaman dan biaya bunga.


Karena itu, pendapatan bunga bersih Adira Finance pun meningkat sebesar 7% yoy menjadi Rp2,9 triliun dan margin bunga bersih meningkat dari 12,3% menjadi 14,4% di Juni 2022.


Beban operasional tercatat naik sekitar 3% secara tahunan, sejalan dengan peningkatan pertumbuhan bisnis Perusahaan, sementara cost of credit terus mengalami penurunan sebesar 36% yoy menjadi Rp525,8 miliar di Juni 2022.


“Sehingga Adira Finance membukukan laba bersih meningkat sebesar 40% yoy menjadi Rp661 miliar," katanya.


Baca juga: Laba Adira Finance Naik 40 Persen atau Raup Rp661 Miliar


Hasilnya, return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) perusahaan masing-masing meningkat menjadi 5,4% dan 15,5%. 


Tags :