Berminat Beli Rumah Lelang? Cek Kelebihan dan Kekurangan Disini
Skip to Content

Berminat Beli Rumah Lelang? Cek Kelebihan dan Kekurangan Disini

Berminat Beli Rumah Lelang? Cek Kelebihan dan Kekurangan Disini
Ilustrasi rumah lelang | Foto: Istimewa

MONETER – Memiliki hunian atau rumah merupakan impian semua orang. Berbagai cara dilakukan untuk mewujudkannya, baik membeli rumah baru, second atau rumah lelang sekalipun.


Namun, masih banyak masyarakat yang belum paham atau belum familiar dengan rumah lelang. Tak ayal, masih timbul pertanyaan bahkan memunculkan ketakutan tersendiri saat harus memutuskan bertransaksi jenis hunian yang satu ini.  


Rumah lelang adalah rumah yang berstatus sitaan dari bank yang kemudian dilelang karena debitur tidak mampu melunasi tagihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau tersangkut perkara utang-piutang lainnya. Akibatnya, rumah yang dijaminkan akan dipindahtangankan melalui proses lelang untuk mencapai harga tertinggi guna melunasi utang penjamin rumah tersebut.


Kata Vina Yenastri, Property Expert Pinhome, kelebihan utama yang wajib diketahui ketika membeli rumah lelang adalah harga yang lebih murah sebesar 20-30 persen dari harga pasar.


“Harganya itu bisa lebih murah 20-30% dari harga pasaran, karena pasti rumah lelang dari bank ini tidak akan menjual dengan harga tinggi. Sudah ada batas minimum dan akan ada bidding dari peserta lelangnya, siapa yang paling tinggi harganya,” ujar Vina, Kamis (11/8/2022).


Jelasnya, bank juga tidak akan memasang harga terlalu tinggi supaya rumah sitaan tersebut cepat terjual. Calon pembeli juga bisa mengikuti lelang sesuai batasan budget yang diinginkan.


“Rumah lelang pada umumnya terletak di daerah yang sudah berkembang dan lingkungan pemukiman yang sudah jadi, serta dalam kondisi unit ready bukan unit indent. Hal ini dikarenakan rumah lelang telah digunakan pemilik sebelumnya selama beberapa tahun,” jelasnya.


Selain itu, kata Vina, keuntungannya yang bisa didapatkan oleh calon pembeli adalah tidak perlu menunggu untuk bisa menghuni rumah lelang yang diminati. Sedangkan rumah baru terletak di area yang masih akan berkembang dan berada di lahan yang masih kosong.


“Kelebihan lainnya yaitu fasilitas existing rumah lelang masih bisa dipakai, contohnya kanopi, pagar, interior dapur, bahkan taman yang sudah jadi. Meski rumah lelang menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan jenis hunian lainnya, tapi bukan berarti rumah jenis ini luput dari kekurangan,” ucap Vina.


Lebih lanjut, Vina mengatakan rumah lelang juga terdapat beberapa kekurangan. Seperti, sebagian banyak kondisi rumah lelang tidak terawat dikarenakan penghuni lama sudah pindah dan tidak ada yang merawat atau memperbaiki rumah.


“Contoh lainnya, penghuni lama masih menempati rumah tersebut, tapi biasanya terjadi masalah sengketa yang menyebabkan penghuni lama tidak mau keluar dari rumah tersebut,” bebernya.


Bila hal itu terjadi, jelas Vina, pemenang lelang harus membuat Akta Pengosongan apabila masalah tersebut terjadi, akhirnya prosesnya jadi panjang lagi..


Kekurangan lain dari rumah lelang adalah pada skema pembayarannya. Rumah lelang harus segera dilunasi dalam waktu singkat. Apabila tidak dilunasi sesuai dengan batas waktu yang ditentukan, uang jaminan atau down payment (DP) yang sudah dibayarkan akan hilang.


Calon pembeli harus memperhitungkan sejak awal apabila skema pembayaran yang dipilih bukanlah pembayaran cash melainkan KPR. Proses aplikasi KPR harus dilakukan oleh calon pembeli di awal proses sebelum lelang dimulai.


“Uang jaminan atau uang DP-nya akan hilang kalau calon pembeli menang lelang tapi nggak dilunasi, beda sama yang nggak menang lelang uang jaminan tersebut akan kembali lagi. Jadi kalau bayar KPR, setelah pilih properti dan menang lelang kita sudah punya surat persetujuan kredit dari bank sebagai pelunasannya.” tambahnya.

 


Tags :