Moneter.co.id – Kabupaten
Sleman menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan tahap akhir di lingkup Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY) bagi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital yang
diinisasi Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kibar pada, Sabtu 02
November 2017.
“Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital telah
dilaksanakan di 10 kota besar di Indonesia, dan di Sleman ini yang terakhir
untuk wilayah DIY,” kata Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza di
Sleman, Sabtu (02/12).
Noor Iza mengatakan, tahap akhir yakni tahap bootcamp ini
digelar pada Sabtu (2/12) hingga Minggu (3/12) di Aula Bappeda Kabupaten Sleman.
“Sebelumnya, untuk DIY terdapat 1.200 pendaftar pada
tahap ignition atau seminar untuk menanamkan pola pikir entrepreneurship. Dari
1.200 peserta ini disaring menjadi 850 peserta untuk melanjutkan ke tahap
workhop pembekalan keahlian membuat startup digital,” katanya.
Menurutnya, berbekal dari ilmu yang didapat di workshop, 250
peserta melanjutkan ke tahap ketiga yaitu hackathon untuk
menghasilkan prototype produk dari ide solusi aplikasi.
“Selanjutnya, 100 peserta yang terdiri dari
14 tim mengikuti tahap bootcamp yang merupakan sesi mentoring mendalam untuk
menyiapkan strategi peluncuran produk,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasinya bagi para peserta yang berhasil
berpartisipasi hingga tahap keempat ini. “Pemerintah mendorong pengembangan peta jalan e-commerce dan ekosistem industri digital dari berbagai lini.
Pertama kami dorong UMKM go online
terus kedua `technopreneurship`
sehingga hadir 1000 startup,” katanya.
Ia mengatakan, untuk dapat merealisasikan hal tersebut para
penggiat technopreneur harus mampu
berpikir besar. “Tentu untuk konteks we
think big now, pemerintah punya program untuk mendorong startup menjadi
unicorn yang namanya Next Indonesian
Unicorn,” katanya.
Program ini, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden
Republik Indonesia Joko Widodo yang memiliki visi untuk menjadikan Indonesia
sebagai “The Digital Energy of Asia” di “Silicon Valley”.
(HAP)




