Moneter.co.id – PT Bank
Tabungan Negara (BTN) menggaet mitra Go-Jek yang tidak miliki rumah dengan uang
muka yang terjangkau dan suku bunga relatif rendah. Program dari BTN tersebut,
guna mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.
Kepala OJK Sumbagsel Panca Hadi
Suryanto mengatakan, dari sisi financial inklusinya, Indonesia sebenarnya kalah
jauh dengan negara lain, oleh karena itu untuk mendorong pertumbuhan perlu ada
terobosan, yakni mendorong industri financial teknologi terus tumbuh dimasa
mendatang.
“Kami dorong perusahaan–perusahaan,
salah satunya Go-Jek, karena mitra Go-Jek merupakan sektor informal yang cukup
baik perkembang,” ujarnya Kamis (07/12).
Panca menjelaskan, dengan adanya kerja
sama ini setidaknya sudah membantu program sejuta rumah, sebab Presiden Jokowi
sangat komitmen untuk menyelesaikan program ini.
Ia mengapresiasi kerja sama antara BTN
dan Go-Jek dalam hal pemberian KPR murah kepada mitranya yang belum memiliki
rumah.
Sementara, Kepala BTN Cabang
Palembang, Adrian Syahbandi menambahkan, sangat optimistis dengan program ini
sehingga program pemerintah dapat terealisasi, karena dari 11,3 juta kepala
keluarga yang belum memiliki rumah 60 % nya berasal dari sektor informal.
Sehingga dengan menggaet mitra Go-Jek
setidaknya dapat mendorong juga share pembiayaan
BTN dari sektor informal sebesar 5% dan pasar informal baru share nya bisa
mencapai 2%.
Adrian menilai selama ini mitra Go-Jek
juga merupakan pasar yang sangat potensial untuk diajak kerjasama dalam
kepemilikan rumah. “Mereka miliki potensi karena penghasilan lebih dari cukup,
tapi perbankan menganggap mereka pasar yang tidak bankable, akhirnya pengajuan
dari mereka sering gagal,” ungkapnya.
BTN, menurut
Adrian akan memberikan KPR ke mitra Go-Jek selama 20 tahun dengan uang muka
yang sangat terjangkau dengan skema pembayaran Rp42.000 per hari.
“Di Palembang
sekitar 300 unit dari 900 unit secara Nasional yang tengah dilakukan proses
persetujuan, dan 350 unit sudah masuk akad kredit,” pungkasnya. (HAP)




