Moneter.co.id – PT Indofarma
(Persero) Tbk (INAF) mengalokasikan Rp165 miliar untuk dana belanja modal atau capital
expenditure (capex) pada tahun depan.
“Dana
tersebut akan digunakan perseroan untuk membangun dua pabrik baru,” kata Direktur
Utama Indofarma Rusdi Rosman, Selasa (19/12)
Rusdi mengatakan, capex
kita tahun depan untuk pembelian mesin, renovasi, dan pembangunan dua pabrik.
Menurut Rusdi, INAF akan
membangun pabrik infus bersama Sungwun Pharmacopia Co.Ltd dan PT Baruna Energi
Lestari pasca melakukan penandatangan joint
venture. “Nilai investasi untuk membangun pabrik mencapai sebesar
Rp250 miliar,” ujarnya.
Namun, lanjut
Rusdi, perseroan hanya mengenggam sebesar 20% share.
Sementara 60% dimiliki Baruna dan sisanya dikuasai Sungwun. “Tahun depan perseroan
juga akan membangun pabrik kosmetik dengan perusahaan asal Korea Selatan yakni Skin and Skin,” ucap Rusdi.
“Untuk perusahaan
infus itu kita penyertaan, karena 20-30%. Yang satunya yang kosmetik dengan Skin and Skin Korea itu
Indofarma sebagai majority kita
70%, korea 30%. Ini marginnya besar sekali, jadi kami berani jadi majority,” beber Rusdi.
Rusdi menjelaskan, dana
capex berasal dari dana kas internal dan juga dikombinasikan dengan pinjaman
perbankan. “Ini capex dari equity dan
juga loan bank, terutama bank
asing yang masih percaya beri kredit yang bagus. Dari equity itu 30%, sisanya
perbankan,” tegasnya. (SAM)




