Selasa, Januari 27, 2026

Pertamina EP Mulai Bor Sumur Mangunjaya

Must Read

Moneter.co.id – Anak perusahaan PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP mengawali tahun baru
dengan melakukan pengeboran sumur MJ-AA5 di Desa Mangunjaya, Kecamatan Babat
Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin 01 Januari
2018.



Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan
MJ-AA5 merupakan sumur pengeboran eksploitasi yang dikelola PT Pertamina EP
Asset 1 Ramba Field, dengan kedalaman 500 meter.

Kegiatan pengeboran diproyeksikan memakan waktu kurang lebih
16 hari dan target pengeboran kali ini berupa minyak. Sumur tersebut adalah
sumur pertama yang dibor pada struktur Mangunjaya pascapenutupan sumur-sumur
yang diserobot secara ilegal di area tersebut. 

“Ini mempertegas bahwa Pertamina EP mempunyai tekad
memproduksi migas secara legal dan mematuhi peraturan pemerintah yang berlaku
serta kaidah best practice oil and gas,”
ujar Nanang.

Pengeboran sumur MJ-AA5 dilakukan oleh PT Pertamina Drilling
Services Indonesia (PDSI), anak usaha PT Pertamina (Persero), dengan memakai
rig PDSI N55. Lokasi sumur MJ-AA5 berdekatan dengan sumur MJ 67 yang sebelumnya
diserobot oleh penambang ilegal dan kini sudah ditutup.

Nanang menjelaskan bahwa pencapaian target produksi migas
berdampak langsung terhadap pendapatan negara. Karena itu, Pertamina EP
optimistis menghadapi 2018 dengan semangat jujur, tulus, dan amanah. 

“Kami terus berupaya dalam peningkatan produksi dengan
memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Selain itu setiap pekerja juga
senantiasa mengembangkan sikap dan semangat jujur, tulus, amanah dalam
menjalankan pekerjaan,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa tahun terakhir menjadi tantangan bagi
industri migas karena harga minyak yang belum stabil.

Meski demikian, lanjutnya, Pertamina EP terus berjuang agar bertahan
dalam masa-masa sulit dan berupaya melawan keterbatasan.
“Kami
mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar dalam kegiatan operasional kami
berjalan lancar, operational excellence
dan zero accident,” katanya.

Selain kegiatan pengeboran sumur, jajaran direksi dan
komisaris Pertamina EP ikut menyaksikan peluncuran Stasiun Pengumpul (SP) Mini
di RB-05 untuk mengoptimalisasi formasi Ramba Klasik. SP mini ini merupakan
inovasi para pekerja Pertamina EP Asset 1 Ramba Field untuk mematahkan backpressure struktur Ramba.

“Sesuai rencana sumur aktif dan reaktivasi dapat
memberikan tambahan produksi sampai 200 barel per hari sehingga mendukung pencapaian
target produksi pada 2018,” ujar General Manager Asset 1 Rizal Risnul
Wathan.

 

(HAP) 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img