Moneter.co.id – PT
ASDP Indonesia Ferry menargetkan memperoleh laba bersih sebesar Rp1 triliun
dalam lima tahun ke depan dengan dukungan ekstensifikasi bisnis dan efisiensi
operasional.
Direktur
Keuangan ASDP Djunia Satriawan mengatakan, target perolehan laba Rp1 triliun
merupakan target jangka panjang perseroan. Jumlah tersebut setara empat kali
lipat dari perolehan laba bersih pada 2017 yang diestimasi mencapai Rp257
miliar. “Pada
2018, kami ada banyak program untuk meningkatkan laba,” ucapnya, Jumat (05/01).
Menurut
Djunia, pada tahun 2017, pendapatan perseroan diperkirakan mencapai Rp2,6
triliun di mana 60% pendapatan disumbang dari angkutan penyeberangan. “Pengelolaan
pelabuhan menyumbang pendapatan sebesar 23% dan sisanya dari aneka usaha jasa,”
ujarnya.
Terkait
hal itu, operator penyeberangan milik negara tersebut akan mendorong potensi pendapatan seperti dari iklan di atas
armada dan tayangan iklan di layar televisi. Selain itu, pendapatan ASDP juga
bakal mengalir dari sewa ruang komersial di dermaga eksekutif, pengelolaan
marina, dan hotel.
Proyek
dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak yang saat ini tengah dibangun bakal
rampung pada Agustus 2018. Di waktu yang sama, proyek kawasan marina juga
ditargetkan tuntas. Alhasil,
sumber pendapatan ini diperkirakan bakal mengimbangi pendapatan dari angkutan
penyeberangan.
(HAP/Bns)




