Senin, Maret 2, 2026

OJK: Ada Kekurangan Dana Bagi UMKM Sebesar Rp1.000 Trilliun di Indonesia Per Tahun

Must Read

Moneter.co.id – Berdasarkan
data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat kebutuhan kredit bagi usaha
mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp1.700 triliun per tahun di Indonesia.

Saat ini,
lembaga keuangan yang ada hanya dapat memenuhi Rp700 triliun dari kebutuhan
tersebut sehingga ada kekurangan pendanaan bagi UMKM sebesar Rp1.000 trilliun
di Indonesia setiap tahun. Situasi ini tidak hanya merugikan industri usaha
kecil, tetapi juga melemahkan ekonomi negara.

Menurut Studi
Oliver Wyman dan FinTech Modalku menemukan bahwa kurangnya akses terhadap
pinjaman bagi UMKM Indonesia yang ingin berkembang menyebabkan kerugian sebesar
14% dari total PDB nasional di tahun 2015.

Oleh karena
itu, diperlukan sumber pendanaan alternatif bagi UMKM Indonesia, terutama
karena kontribusi UMKM yang besar bagi negara, sebesar 60,34% dari PDB nasional
dan memperkerjakan 97% dari tenaga kerja Indonesia.

Hendrikus Passagi,
Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK mengatakan, pendanaan
gotong royong online atau Fintech P2P lending telah
memberikan kontribusi yang baik bagi langkah awal upaya inklusi finansial di
Indonesia dengan pendanaan lebih dari Rp2,5 trilliun sepanjang tahun 2017,
termasuk dari teman-teman Modalku.

“OJK berharap model
pendanaan gotong royong online ini
akan lebih banyak memberikan dukungan pendanaan di sektor hulu pertanian,
nelayan, dan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya dapat dilayani industri
keuangan konvensional,” pungkasnya, Rabu (10/01).

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img