Moneter.co.id – PT Bank Mega
Tbk menargetkan mengantongi laba bersih sebesar Rp1,4 triliun pada 2018. Nilai
tersebut naik bila dibandingkan realisasi laba bersih tahun sebelumnya sebesar
Rp1,3 triliun.
Direktur Utama Bank Mega
Kostaman Thayib mengatakan kenaikan laba bersih sepanjang 2017 lalu didorong
oleh kenaikan pendapatan bunga bersih yang naik tipis sebesar 0,60% dari Rp3,49
triliun pada akhir 2016 menjadi Rp3,51 triliun pada akhir 2017.
“Pendapatan operasional
bersih juga tercatat naik sebesar 9,08% dari Rp1,47 triliun menjadi Rp1,60
triliun,” katanya, Kamis (2/3).
Selain kenaikan laba bersih,
bank Mega juga memasang target dalam beberapa indikator
keuangan diantaranya total aset yang ditargetkan sebesar Rp90,1 triliun. “Nilai
itu juga naik dari realisasi tahun 2017 yang sebesar Rp82,30 triliun,” ucapnya.
“Untuk penyaluran kredit
kami targetkan menjadi Rp41,1 triliun di tahun 2018. Nilai ini lebih tinggi
dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp35,22 triliun,” tungkasnya.
Untuk Dana Pihak Ketiga (DPK)
ditargetkan akan menjadi Rp67,4 triliun. Target itu juga lebih tinggi dari
capaian periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp61,28 triliun.
(HAP)




