Kamis, Januari 15, 2026

Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Industri Terintegrasi di Gresik

Must Read

Moneter.co.id – Presiden Joko
Widodo meresmikan berdirinya kawasan industri 
Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur pada Jumat
(9/3) kemarin.

Turut hadir
dalam peresmian, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan
Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Presiden Direktur
AKR Corporindo Tbk. Haryanto Adikoesoemo, dan Direktur Utama
Pelindo III Ari Ashkara.

Presiden memberikan apresiasi
terhadap pembangunan kawasan industri JIIPE yang terintegrasi, dengan
dilengkapi pelabuhan dan tersedianya pembangkit tenaga listrik.
“Saya ingin
agar kawasan-kawasan industri seperti ini semakin banyak dibuka di negara kita,
sehingga akan membuka lapangan pekerjaan yang semakin banyak di negara kita,”
tegasnya saat peresmian kawasan industry JIIPE.

Selain
itu, Jokowi mengaku senang dan menyambut baik upaya JIIPE yang bekerja sama
dengan pondok pesantren. “Saya berharap pimpinan-pimpinan perusahaan lain bisa
melihat cara kerja sama yang telah dilakukan oleh JIIPE ini, agar juga bisa di-
fotocopy,” ujarnya.

Presiden
meyakini, santri-santri dari pondok pesantren itu pintar-pintar
dan terpenting akhlaknya bagus-bagus. Karena itu, ia mendorong
perusahaan-perusahaan untuk merekrut sumber daya manusia (SDM) dari pondok
pesantren. “Kalau mereka belum siap, berikan
training,
vocational training
dan pelatihan-pelatihan lainnya, seperti
menggunakan komputer dan mengoperasikan mesin modern,” tuturnya.

Jokowi
menambahkan, perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan industri dapat
menggandeng industri kecil dan menengah di sekitarnya. “Industri kecil di
daerah-daerah, bisa diajak kerja sama. Modelnya bisa anak angkat atau bapak
angkat,” jelasnya.

Menurutnya,
sinergi tersebut merupakan implementasi ekonomi Pancasila yang perlu
dikembangkan. “Jadi, nggak ada ruginya narik yang kecil, narik yang sedang.
Sebab, itu akan menumbuhkan ekonomi lokal atau daerah,” paparnya.

Presiden
pun mengimbau agar setiap pembangunan kawasan industri dan pendirian pabrik
perlu diberi kemudahan. “Saya ingin proyek ini dikawal. Jangan sampai ada
pihak-pihak yang menghambat, seperti mengenai pembebasan lahan. Karena ini
nantinya dapat menyerap banyak tenaga kerja. Tunggu akhir Maret ini, semuanya
akan saya obrak-abrik,” tegasnya.

Baca juga: Kawasan Industri JIIPE di Gresik Berpotensi Serap Investasi Senilai Rp83,2 Triliun

Sementara itu, Menperin menjelaskan, selain menarik investor,
pembangunan kawasan industri diharapkan membawa efek berantai dalam 10
tahun ke depan dan membuka kesempatan lapangan pekerjaan yang cukup
banyak.

“Kawasan industri di Gresik ini ditargetkan mampu menyerap tenaga kerja
sebanyak 500 ribu orang, yang diharapkan didominasi dari masyarakat
sekitar,” ucap Menperin.

Kawasan industri
Java Integrated Industrial Ports and Estate (
JIIPE) di Gresik, Jawa Timur ditargetkan
dapat
menampung sebanyak 183 industri dari berbagai sektor yang akan menyerap investasi senilai
Rp83,2 triliun. Dengan berdirinya beberapa perusahaan di kawasan industri
terpadu tersebut, diyakini mampu membawa efek berantai terhadap pertumbuhan
ekonomi nasional dan daerah.

Area
JIIPE terdiri atas kawasan industri 1.761 hektare (Ha), pelabuhan seluas 400
Ha, dan kawasan pemukiman berkonsep kota mandiri seluas 800 Ha.
Sejumlah industri yang sudah masuk di JIIPE,
antara lain pabrik kimia PT Clariant Indonesia, pabrik garam PT UnichemCandi
Indonesia, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (Sari Roti), perusahaan pupuk PT
Hextar Fertilizer Indonesia, serta perusahaan beton dan kontruksi PT Adhimix
Precast Indonesia.

Kawasan Industri JIIPE telah
diperkuat dengan pembangkit listrik berkapasitas 13 Megawatt sejak November
2017. Selain itu, didukung dengan Water Treatment Plant, jaringan
pipa gas yang saat ini sudah terkoneksi dengan pipa gas Perusahaan Gas Negara
(PGN), sistem telekomunikasi dengan fiber optik
dan internet broadband,
serta pelabuhan yang diharapkan dapat menurunkan biaya logistik
dan biaya produksi.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img