Moneter.id – Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Pulau Dewata, Bali sebagai daerah
tujuan wisata utama di Indonesia mengalami kenaikan menjadi 2,38 juta wisman pada periode Januari-Mei 2018. Angka ini meningkat 41.307 orang
atau 1,79% dari lima bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,30 juta
orang.
“Mereka sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang
pesawat terbang langsung dari negaranya, hanya 32.189 orang melalui pelabuhan
laut dengan menumpang kapal pesiar,” kata Kepala Bidang Statistik
Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Nyoman Gede Subadri di
Denpasar dilansir Antara, Selasa (3/07).
Dinas Pariwisata Provinsi Bali dalam tahun 2018 mempunyai sasaran untuk
mendatangkan 6,5 juta wisatawan mancanegara, meningkat dari realisasi kunjungan
tahun 2017 tercatat 5,69 juta orang.
Ia mengatakan, kunjungan turis khusus pada bulan Mei 2018 tercatat 528.512
orang, naik sebesar 2,27% dibandingkan dengan bulan April 2018 (m-to-m).
Sementara kunjungan wisman tersebut dibandingkan dengan bulan Mei 2017 (y-on-y)
mengalami peningkatan sebesar delapan persen.
I Nyoman Gede Subadri menjelaskan, dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman
ke Bali selama lima bulan pertama 2018 itu terdiri atas sembilan negara
menunjukkan adanya peningkatan signifikan dan hanya satu negara yakni China
yang mengalami penurunan.
Wisatawan China yang berlibur ke Bali menempati peringkat teratas dari seluruh
wisman, menurun 11,45% dari 616.233 orang selama lima bulan periode Januari-Mei
2017 menjadi 545.687 orang pada periode yang sama tahun 2018.
Sedangkan sembilan negara lainnya menunjukkan terjadinya peningkatan yakni
Australia meningkat 0,81% dari 463.384 orang pada Januari-Mei 2017 menjadi
439.917 orang pada periode yang sama tahun 2018.
Menyusul India yang berada pada peringkat ketiga meningkat 61,56% dari 98.153
orang menjadi 158.580 orang, Inggris meningkat 9,70% dari 90.322 orang menjadi
99.084 orang, Jepang meningkat 4,57% dari 91.076 orang menjadi 95.240 orang.
Selain itu wisatawan Amerika Serikat yang menikmati panorama alam serta
keunikan seni budaya Bali meningkat 17,04% dari 79.639 orang pada periode
Januari-Mei 2017 menjadi 93.213 orang pada periode yang sama tahun 2018, Wisman
Malaysia meningkat 19,55% dari 67.492 orang menjadi 80.685 orang, wisatawan
Jerman naik 9,11% dari 58.636 orang menjadi 63.976 orang, Prancis 10,29% dari
56.317 orang menjadi 62.110 orang dan Rusia bertambah 21,95% dari 46.033 orang
menjadi 56.136 orang.
“Sementara wisatawan dari berbagai negara lain menurun 1,95% dari 666.863 orang
selama periode Januari-Mei 2017 menjadi 653.827 orang pada periode yang sama
tahun 2018,” ujar I Nyoman Gede Subadri.




