Kamis, April 23, 2026

Pengamat Ekonomi Pertanian: Komoditas Pertanian Indonesia Masih Diintervensi Mafia dan Kartel Pangan

Must Read

Moneter.id – Kondisi pasar komoditas pertanian Indonesia masih banyak diintervensi
mafia dan kartel pangan yang cenderung menginginkan impor untuk mendapat
keuntungan besar.

Pengamat Ekonomi Pertanian HS Dillon mengatakan, bahwa banyak
yang pihak yang mendapatkan keuntungan dengan impor komoditas dan ingin
Indonesia tergantung terhadap produk pangan impor.

“Pasar masih dikuasai kartel dan mafia yang cenderung menginginkan
impor, agar mendapatkan keuntungan yang besar,” kata Dillon dikutip Antara,
Minggu, (22/7).

Oleh karena itu, lanjut dia, program Kementerian Pertanian (Kementan)
yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan modernisasi pertanian guna
menumbuhkan ekonomi dan pertanian lokal perlu didukung semua pihak.

“Baru pada periode pemerintahan ini, infrastruktur dan
mekanisasi untuk efisiensi produksi pertanian mulai dipikirkan,” pungkas Dillon

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Laba Melonjak 85%, Chitose Internasional Bagi Dividen Rp13,8 per Saham

Kinerja moncer pada 2025 membuat PT Chitose Internasional Tbk (CINT) tak ragu menggelontorkan dividen tunai Rp13,8 miliar kepada pemegang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img