Moneter.id – Komisi
Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Komisi
Penyiaran Indonesia(KPI) untuk menindak tegas program audisi yang
mempertontonkan perundungan (bully)
khususnya terhadap anak. Informasi tersebut disampaikan Ketua KPAI, Susanto
dalam keterangan resminya, Minggu (22/7) menanggapi adanya aksi bully di
program pencarian bakat KDI.
” KPAI meminta
agar KPI menindak
tegas terhadap audisi-audisi yang menampilkan bully,” ujar Ketua KPAI,
Susanto, Minggu (22/7).
Seperti diketahui, salah
satu calon peserta diketahui bernama Waode Sofia, menjadi korban perundungan
juri KDI karena berpenampilan seadanya.
Susanto mendesak manajemen
untuk mengevaluasi seluruh proses audisi yang memuat aksi bully terhadap anak. ” Karena hal ini bisa
berdampak bagi anak yang bersangkutan dan rentan ditiru oleh anak dalam
kesehariannya,” tegasnya.
Ia mengingatkan pentingnya
program pengembangan bakat anak di dunia seni dan hiburan. Namun, dia
menekankan bully terhadap anak tidak
bisa dimaafkan. “Pengembangan bakat anak di dunia seni dan hiburan
penting, namun perilaku bully,
merendahkan, melemahkan, memojokkan tak boleh ditoleransi,” tegas Susanto.
(TOP)




