Selasa, Maret 3, 2026

Kantongi Rp 261 Miliar, Laba Mandiri Syariah Naik 44 Persen

Must Read

Moneter.id – PT
Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) membukukan laba bersih sebesar Rp261
miliar pada triwulan II/2018. Angka tersebut tercatat naik 44,08% dibandingkan pada
periode tahun sebelumnya sebesar Rp181 miliar.

Direktur
Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari mengatakan pertumbuhan laba tersebut
terutama berasal dari naiknya pendapatan Margin Bagi Hasil bersih,
fee based income (FBI), pengendalian
biaya
overhead serta perbaikan
kualitas pembiayaan. Margin dan bagi hasil bersih tumbuh sebesar Rp181 miliar
atau tumbuh 5,14% (yoy) menjadi Rp3,71 triliun.

‘’Kami
bersyukur bisnis Mandiri Syariah secara keseluruhan tumbuh. Hal ini sesuai
strategi utama tetap fokus menumbuhkan pembiayaan berkualitas,” kata Toni EB
Subari disiaran persnya, Jumat (10/8).

Pembiayaan
Mandiri Syariah per triwulan II/2018 tumbuh sebesar 7,43% menjadi Rp62,37 triliun
dari triwulan II/2017 yang sebesar Rp58,06 triliun.

“Untuk
segmen Konsumer mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan angka kenaikan 27,44%
(
year on year) menjadi Rp23,79 triliun,”
ucapnya.

Saat
ini, lanjut Toni, Mandiri Syariah telah melayani pembiayaan kepemilikan rumah,
mobil dan juga pembiayaan untuk pegawai dan pensiun. 
“Kami
juga bersyukur memiliki induk perusahaan yang memungkinkan kami untuk
bersinergi termasuk di dalam pembiayaan korporasi dalam bentuk club-deal dan
sindikasi, jaringan ATM sampai dengan Layanan Syariah Bank,” jelas Toni.

“Kami
juga selalu berupaya menjaga agar pertumbuhan pembiayaan Mandiri Syariah
diiringi dengan perbaikan kualitas” tambah Toni.

Perbaikan
kualitas tercermin dari perbaikan NPF Nett dari 3,23% turun menjadi 2,75%.
Sementara, NPF Gross turun dari 4,85% menjadi 3,97%.

Dari
sisi pendanaan, Mandiri Syariah mampu menumbuhkan Dana Pihak Ketiga (DPK)
sebesar 13,99%
  dari Rp72,30 triliun pada
triwulan II/2017 menjadi Rp82,42 triliun per triwulan II/2018. Komposisi dana
pun mayoritas atau 52,05% merupakan dana murah
 
(low cost fund) dengan total
Rp42,90 Triliun.

Dengan
perolehan DPK tersebut aset Mandiri Syariah per triwulan II/2018 menjadi
Rp92,81 triliun atau meningkat 13,32% dari Rp81,90 triliun periode tahun
sebelumnya.

Kapasitas
bisnis Mandiri Syariah juga terus mengalami peningkatan, terlihat dari beberapa
pencapaian milestone di triwulan II/2018 antara lain penambahan rekening DPK
mencapai 475 ribu menjadi 7,56 juta rekening dengan jumlah transaksi melalui
jaringan elektronik (ATM, Mobile Banking, Internet Banking) mencapai 63,92 juta
transaksi.

‘’Alhamdullilah,
kami bersyukur atas semua pencapaian ini dan berterimakasih kepada
stakeholders terutama nasabah atas
kepercayaan dan loyalitasnya kepada Mandiri Syariah,’’ ujar Toni EB Subari.

 


(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Buka Program Mudik Gratis 2026, Ini Jadwal Pendaftarannya

PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan program Mudik Bareng Pertamina 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img