Moneter.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah mempersiapkan
pembentukan Bank Wakaf Mikro di Sumatera Utara (Sumut). Pembentukan ini untuk
mendukung usaha mikro dan kecil di daerah itu.
“Target awalnya BWM atau Bank Wakaf Mikro di Sumut
bisa terbentuk tahun 2018, tetapi nyatanya belum bisa karena masih terus dalam
persiapan,” ujar Humas OJK Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut),
Yovvi Sukandar, Senin (1/10).
Yovvi
menjelaskan, pembentukan BWM itu masih dalam tahap pemetaan. Selain Kota Medan,
kawasan potensi tempat BWM itu beroperasi antara lain Delisedang,Serdang
Bedagai, dan Langkat.
“Kalau sudah terbentuk atau berdiri, maka BWM itu yang
pertama di Sumut. 0JK berharap BWM segera ada di Sumut. Mudah-mudahan awal
tahun 2019 sudah bisa dioperasikan,” katanya.
Dia
menyebutkan pembukaan BWM karena melihat masih minimnya akses keuangan
masyarakat terutama di daerah pinggiran. Akibatnya, banyak warga khususnya
usaha mikro dan kecil yang kesulitan pendanaan dan melakukan pinjaman dengan
bunga tinggi. “BMW hanya menyalurkan pinjaman, tidak melakukan penghimpunan
dana pihak ketiga,” ujarnya.
Ia
menjelaskan, untuk pembiayaan tanpa agunan yang disalurkan BWM adalah maksimal
Rp1 juta dan margin bagi hasil setara 3%.
“Selain memberikan pinjaman, OJK mengharuskan BWM
juga melakukan proses pelatihan dan pendampingan serta pola pembiayaan yang
dibuat per kelompok,” katanya.
OJK berharap dengan adanya BMW, selain pengusaha mikro
dan kecil mudah mendapatkan pendanaan, juga berkualitas karena mendapat
pendampingan.
(TOP)




