Selasa, Januari 27, 2026

Adhi Karya Kantongi Kontrak Baru Rp11,4 triliun Hingga September 2018

Must Read

Moneter.id – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak
baru sebesar Rp11,4 triliun sampai dengan September 2018. Raihan ini tumbuh
sebesar 34,2% dibandingkan dengan perolehan hingga Agustus 2018 sebesar Rp8,49
triliun.

Corporate Secretary Adhi
Karya, Ki Syahgolang Permata mengatakan, realisasi perolehan kontrak baru pada
September 2018 salah satunya adalah proyek Jalan Lingkar Jatigede senilai
Rp217,4 miliar.

“Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru
pada September 2018 didominasi oleh lini bisnis konstruksi & energi sebesar
90,7%, properti sebesar 8,3%, dan lini bisnis lainnya sebesar 1%,” ucapnya,
Kamis (11/10).

Adapun,
berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari pemerintah
tercatat sebesar 25,1%, BUMN sebesar 26,7%, dan swasta atau lainnya sebesar
48,2%. Berdasarkan tipe pekerjaannya, perolehan kontrak baru terdiri dari
proyek gedung sebesar 64,6%, proyek jalan dan jembatan sebesar 19,7%, dan
proyek infrastruktur lainnya sebesar 15,7%.

Sebagai informasi, tahun ini ADHI targetkan kontrak baru
sebesar Rp 23,3 triliun. Tar­get kontrak baru perseroan ta­hun ini diharapkan
dari proyek gedung 34,4%, properti 22,4%, SDA dan pelabuh­an sebesar 17,4%,
proyek jalan 8,2%, EPC 3,8%, dan lainnya 13,8%.

Perseroan
pada tahun ini menargetkan total pendapatan usaha sebesar Rp 18,5 triliun
terdiri dari 78,8% konstruksi & EPC, properti dan hotel 26,9%, dan manu­faktur
precast 3,2%. Se­mentara laba bersih di tahun 2018 ditargetkan tercapai Rp 929
miliar.

Adapun laba bersih tahun ini dikontri­busikan dari PT
Adhi Persada Properti (APP) sebesar 21,6%, PT Adhi Persada Gedung (APG) sebesar
18,2%, dan PT Adhi Persada Beton (APB) sebesar 1,6%.

Tahun
2018 ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expendicture/capex) Rp
4,7 triliun, terdiri atas in­vestasi aset tetap sebanyak 15,6% dan penyertaan
pada berbagai proyek investasi dan ekuitas anak perusahaan sebe­sar 84,4%.

Selain itu, perseroan berencana melepas saham tiga anak
usahanya ke publik. Mulai tahun ini dan beberapa tahun ke depan, perseroan akan
mencatatkan saham tiga anak usahanya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ketiga anak usaha yang bakal dilepas yaitu PT Adhi
Persada Gedung (APG) yang bergerak di bidang kontraktor bangunan bertingkat, PT
Adhi Persada Properti (APP) yang fokus pada hunian dan properti dan anak usaha
baru mereka Adhi Commuter Property (ACP) yang berfokus pada konstruksi Transit
Oriented Development (TOD).

APG
direncanakan akan melantai pada semester II/2018. Rencananya saham yang dilepas
ke publik sekitar 30-40% dengan target dana Rp 1-1,5 triliun.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img